BANYUMAS – Sebuah rumah milik guru di Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi sasaran perampokan pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Subarkah (45), seorang guru di SMAN 1 Ajibarang.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi sepi karena Subarkah sedang mengajar, sedangkan istrinya bekerja di sebuah bank.
Di rumah hanya terdapat seorang asisten rumah tangga bernama Daisah (27) dan seorang anak balita.
Berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga berjumlah empat orang yang datang menggunakan dua sepeda motor. Mereka diduga menjalankan aksi dengan membagi peran.
Dua orang berada di luar rumah untuk mengawasi situasi sekitar. Sementara itu, seorang pelaku mengajak berbincang asisten rumah tangga guna mengalihkan perhatian, sedangkan pelaku lainnya masuk ke dalam rumah dan mengambil barang berharga milik korban.
Aksi para pelaku akhirnya diketahui oleh Hayun, kakak korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Merasa curiga dengan keberadaan orang asing di rumah adiknya, Hayun kemudian mendatangi lokasi.
Saat berada di rumah tersebut, Hayun memergoki para pelaku yang hendak meninggalkan lokasi dan langsung berteriak meminta pertolongan warga.
Mendengar teriakan tersebut, para pelaku panik dan melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah berbeda.
Meski gagal membawa seluruh barang yang diincar, pelaku diduga berhasil membawa sejumlah barang berharga milik korban, yakni uang tunai sekitar Rp3 juta, perhiasan emas seberat 50 gram, serta BPKB sepeda motor.
Kapolsek Ajibarang, Iptu Haryanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Saat ini kasus masih dalam penyelidikan dan petugas tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” kata Haryanto.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. (trs)











