Portal Jatim

Diduga Ada Keterlibatan Orang Dalam, Polisi Selidiki Pembobolan Barbershop di Gending

Redaksi
×

Diduga Ada Keterlibatan Orang Dalam, Polisi Selidiki Pembobolan Barbershop di Gending

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO – Kasus pembobolan sebuah barbershop di Desa Gending, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, tengah dalam penanganan pihak kepolisian. Pemilik usaha menduga pelaku merupakan orang yang mengetahui kondisi dan aktivitas di dalam tempat usahanya.

Pemilik barbershop, Bilal, mengaku kehilangan satu unit telepon genggam dan sejumlah uang tunai setelah tempat usahanya dibobol pelaku. Menurutnya, aksi pencurian tersebut dilakukan secara rapi sehingga menimbulkan dugaan adanya pihak yang memahami letak barang berharga maupun kondisi keamanan di lokasi.

“Barang yang hilang handphone merek Infinix Smart 10 dan sejumlah uang tunai,” ujar Bilal, Sabtu (30/5/2026).

Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke Polsek Gending. Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Nomor: STTLPM/21/V/2026/SPKT/Polsek Gending/Polres Probolinggo/Polda Jawa Timur tertanggal 28 Mei 2026.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Gending AKP Mugi, S.H., memastikan kasus masih dalam tahap penyelidikan. Ia menyebut anggotanya terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap pelaku.

“Untuk penanganan lebih lengkap ada di Kanit Reskrim karena yang melakukan tahapan penyelidikan. Saat ini kami masih menghadapi minimnya saksi dan sedang berupaya mencari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi,” kata AKP Mugi saat dikonfirmasi.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo untuk melakukan pelacakan terhadap telepon genggam yang dilaporkan hilang melalui nomor IMEI perangkat.

“Kami juga bekerja sama dengan Polres terkait pelacakan IMEI handphone yang hilang,” tambahnya.

Sementara itu, dugaan keterlibatan orang dalam yang disampaikan korban masih akan didalami penyidik. Polisi menegaskan seluruh kemungkinan tetap terbuka dan akan dibuktikan melalui proses penyelidikan serta pengumpulan alat bukti.

Korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan mengembalikan rasa aman bagi pelaku usaha di wilayah tersebut.

Baca Juga:
Mobil Toyota Calya Dipinjam 3 Hari, Tak Kembali: Pemilik Lapor ke Polres Probolinggo