Portal Jatim

Kaji Indra Salurkan Puluhan Usulan Pokir, Dorong Pendidikan PAUD dan Nonformal Lebih Berkembang

Redaksi
×

Kaji Indra Salurkan Puluhan Usulan Pokir, Dorong Pendidikan PAUD dan Nonformal Lebih Berkembang

Sebarkan artikel ini
Dr. H. Indra Permana, anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKS,

KOTA MALANG  – Puluhan usulan pokok pikiran (Pokir) yang diperjuangkan anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Indra Permana, mulai direalisasikan dan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

Terbaru, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Kedungkandang tersebut menyalurkan bantuan sarana teknologi berupa laptop, proyektor, dan printer kepada sejumlah lembaga pendidikan PAUD dan pendidikan nonformal. Penyaluran tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Selasa (21/7/2026).

Usai melihat langsung proses penyaluran, Indra Permana mengatakan realisasi Pokir tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan melalui mekanisme pengusulan.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat, anggota DPRD harus mampu memahami dan merespons kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing. Salah satu jalurnya adalah melalui pengajuan usulan Pokir.

“Sebagai wakil rakyat kita juga harus peka terhadap apa yang menjadi kebutuhan di lingkungan warga. Salah satunya melalui usulan Pokir ini. Di mana warga membuat permohonan melalui kamus Musrenbang kepada para anggota DPRD.”

Politisi yang akrab disapa Kaji Indra itu juga menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami keberadaan program-program yang dapat menjadi saluran aspirasi warga.

Ia menjelaskan, di Kota Malang terdapat tiga program usulan masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan fisik, memperindah lingkungan, maupun melengkapi kebutuhan inventaris di tingkat RT dan RW.

“Untuk diketahui, di Kota Malang ini sebenarnya ada tiga program usulan warga yang dapat digunakan untuk pembangunan fisik, memperindah lingkungan serta melengkapi inventaris RT dan RW,” ujarnya.

Ketiga program tersebut, lanjut Indra, yakni Musrenbang, Pokir, dan program terbaru RT Berkelas. Meski memiliki jalur pengusulan yang pada prinsipnya serupa, terdapat perbedaan pada pihak yang menjadi tujuan penyampaian aspirasi.

“Pada prinsipnya ketiga program tersebut sama dalam proses permohonannya, hanya yang berbeda itu usulan Pokir ini yang ditujukan kepada anggota DPRD,” ungkapnya.

Kaji Indra berharap seluruh bantuan yang telah diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus dijaga dan dirawat dengan baik. Ia menilai bantuan sarana teknologi tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas lembaga pendidikan PAUD dan nonformal, termasuk TPQ serta taman belajar.

“Untuk penyaluran Pokir alat teknologi, laptop, proyektor dan printer ini nantinya bisa membantu kelancaran serta membawa kemaslahatan lembaga pendidikan PAUD dan lembaga pendidikan nonformal, TPQ serta taman belajar,” katanya.

Lebih jauh, ia berharap dukungan tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan ikut membentuk generasi yang mampu bersaing sekaligus memiliki akhlak mulia.

“Harapan besarnya akan dapat mencetak generasi Alfa yang mampu bersaing dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Selain bantuan peralatan teknologi, Indra Permana juga telah merealisasikan sejumlah usulan Pokir lainnya dalam bentuk pembangunan fisik. Di antaranya pavingisasi, ampyang, rabat jalan, serta berbagai pekerjaan lain yang saat ini sebagian telah mulai dilaksanakan.

(Junaedi)