Portal Jabar

Genap 70 Tahun, Advokat Agus Prayoga Rayakan Ultah dengan Berbagi Makan Siang Gratis

Portal Indonesia
×

Genap 70 Tahun, Advokat Agus Prayoga Rayakan Ultah dengan Berbagi Makan Siang Gratis

Sebarkan artikel ini
Advokat AYO mengadakan Makan Siang Gratis saat berultah ke-70

CIREBON – Ulang tahun ke-70 dirayakan Agus Prayoga dengan cara yang berbeda. Alih-alih menggelar pesta, advokat yang akrab disapa AYO itu memilih berbagi makan siang gratis kepada masyarakat di Yayasan Pijar Rahmat Semesta, Jalan Jenderal Ahmad Yani By Pass Nomor 5, Kota Cirebon, Minggu (9/8/2026).

Puluhan warga dari berbagai kalangan tampak mengantre dengan tertib di halaman yayasan. Ada orang tua, anak muda, pengemudi ojek online, hingga warga yang membutuhkan.

per satu mereka mengambil makanan yang telah disiapkan panitia. Menu makan siang hari itu terdiri atas nasi, sayur brokoli, tempe, tahu, dan ayam. Sebagai pelengkap, tersedia es teh manis serta air putih.

Ketua Yayasan Pijar Rahmat Semesta, Dadang Kurniadi, mengatakan makan siang gratis tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap hari.
Sebanyak 300 porsi makanan disiapkan dan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang datang.

“Makan siang gratis sudah menjadi agenda wajib yang kami jalankan setiap hari,” ujar Dadang saat ditemui wartawan, Minggu (9/8/2026).

Menurut Dadang, program tersebut pertama kali digelar pada 13 Januari 2025. Kala itu, yayasan baru mampu menyediakan sekitar 50 porsi makanan.
Seiring bertambahnya dukungan dari para donatur, jumlah makanan yang dibagikan terus meningkat hingga mencapai 300 porsi setiap hari.

“Sudah berjalan 18 bulan, alhamdulillah jumlahnya terus bertambah. Apalagi donatur semakin banyak mendukung kegiatan kami,” katanya.

Program tersebut terbuka bagi siapa saja, tanpa membedakan latar belakang. Masyarakat sekitar, musafir, pengemudi ojek online, hingga kaum duafa yang berada di sekitar Terminal Harjamukti dapat menikmati makanan yang disediakan.

Bahkan, warga dari berbagai suku, agama, dan golongan dipersilakan untuk datang. “Tidak ada batasan, siapa pun boleh menikmati makan siang gratis ini. Bahkan ada nonmuslim yang rutin antre,” kata Dadang.

Baca Juga:
LSM GMPUR Purworejo Rutin Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Antrean Tak Menghalangi Ibadah

Ada pula aturan khusus bagi warga yang sedang mengantre ketika waktu salat Zuhur tiba.

Panitia memberikan kupon kepada warga yang hendak menunaikan salat Zuhur berjamaah. Kupon tersebut menjadi tanda untuk mempertahankan posisi antrean mereka.

Dengan begitu, warga tetap dapat menjalankan ibadah tanpa khawatir kehilangan giliran mendapatkan makan siang.

“Datang pertama sudah antre, kemudian tiba waktu salat. Maka kami buat aturan khusus. Jadi salat tidak tertinggal dan antrean tidak didahului,” jelas Dadang.

Usia 70 Tahun, Pilih Berbagi

Di tengah aktivitas berbagi tersebut, Agus Prayoga hadir sebagai salah satu donatur. Momentum ulang tahunnya yang ke-70 menjadi alasan khusus baginya untuk berbagi dengan masyarakat.

Bagi AYO, bertambahnya usia bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain.

“Saya ingin berbagi kebaikan di usia yang sudah tua. Sehingga kebaikan yang saya lakukan bermanfaat kepada orang lain,” ujar Agus.

Dadang menuturkan, Agus bukan satu-satunya donatur yang memilih mengisi momen penting dalam hidupnya dengan berbagi.

Sebelumnya, sejumlah donatur juga datang dengan niat serupa. Ada yang berbagi sambil memanjatkan doa agar anaknya berhasil menyelesaikan pendidikan, ada pula yang berharap dapat segera menunaikan ibadah haji.

“Hari ini Agus Prayoga ulang tahun. Tapi sebelumnya ada yang meminta didoakan anaknya lulus, ingin naik haji dan sebagainya,” tutur Dadang.

Bagi Agus, berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak hal. Selama ada kemampuan dan kesempatan, kebaikan dapat dilakukan dengan cara sederhana.

Ia pun mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk ikut mendukung program makan siang gratis tersebut.

Menurutnya, berbagi bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mereka yang menerima, tetapi juga menjadi bentuk kebaikan yang bernilai bagi orang yang memberikannya.

Baca Juga:
Jumat Berkah, HSB Palembang Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

“Saya mengajak masyarakat untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Kebaikan ini akan menjadi ladang amal dan manfaatnya bisa dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (Wan)