PASURUAN – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pasuruan mulai memanaskan mesin organisasi menuju Pemilu 2029. Salah satu langkahnya dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) X yang digelar serentak di empat kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPC PPP Kota Pasuruan, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Minggu (9/8/2026). Musancab mengusung tema “Transformasi PPP untuk Indonesia” dan diikuti jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dari Kecamatan Bugul Kidul, Purworejo, Panggungrejo, serta Gadingrejo.
Sejumlah jajaran pengurus partai turut hadir. Di antaranya Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur H. Ahmad, ST, Ketua DPC PPP Kota Pasuruan Gus H. Abd Azis, serta pengurus DPC hingga ranting yang tersebar di 34 kelurahan.
Sekretaris DPC PPP Kota Pasuruan, H. Aris Ubaidillah, mengatakan pelaksanaan Musancab merupakan bagian dari agenda organisasi yang harus dijalankan sesuai amanat AD/ART partai.
Agenda tersebut dilaksanakan setelah DPC PPP Kota Pasuruan menyelesaikan Musyawarah Cabang (Muscab) X pada Mei 2026 lalu.
Ketua DPC PPP Kota Pasuruan Gus H. Abd Azis menyoroti capaian partainya dalam Pemilu 2024. Menurutnya, hasil tersebut menjadi catatan penting karena PPP Kota Pasuruan justru mampu meningkatkan perolehan kursi ketika sejumlah daerah lain mengalami penurunan.
“Dalam situasi politik internal PPP, ketika kita dan kabupaten lain banyak mengalami tren penurunan jumlah kursi, justru Kota Pasuruan bisa menaikkan 100 persen pada Pemilu 2024 kemarin,” ujar Gus Azis.
Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan dan aplaus dari para peserta Musancab.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur Bidang Pemenangan Dapil, H. Ahmad. Ia menyebut perolehan dua kursi legislatif PPP Kota Pasuruan pada Pemilu 2024 merupakan perkembangan positif dibandingkan sebelumnya yang hanya memperoleh satu kursi.
Namun, capaian tersebut dinilai tidak boleh membuat konsolidasi organisasi berhenti. Sebaliknya, penguatan struktur partai hingga tingkat bawah harus terus dilakukan, terutama di PAC dan ranting.
“Perolehan suara partai, tentu tidak terlepas peranan penting seluruh jajaran pengurus di tingkatan paling bawah. Tugas kita, agar bagaimana anak cabang dan ranting bisa terus bersinergi dengan pengurus partai di tingkat yang lebih tinggi,” kata H. Ahmad.
Ia menegaskan, soliditas organisasi menjadi salah satu modal penting menghadapi kontestasi politik berikutnya.
“Untuk itu, mari kita perkuat solidaritas partai dan wujudkan kemenangan di Pemilu 2029 mendatang,” imbuhnya.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno. Sidang berlangsung singkat dan dipimpin H. Khairul Fattah.
Ia menjelaskan, salah satu agenda utama Musancab adalah menetapkan formatur sesuai ketentuan AD/ART PPP. Formatur tersebut bertugas dalam proses pembentukan kepengurusan di tingkat anak cabang.
Komposisi formatur terdiri atas dua orang utusan ranting, satu orang dari PAC, satu orang dari DPC, dan satu orang dari DPW.
“Oleh karena itu, kita bisa menyelesaikan pembentukan formatur sesuai dengan amanat AD/ART partai,” pungkas H. Khairul Fattah.
Musancab X DPC PPP Kota Pasuruan kemudian ditutup dengan doa. Konsolidasi organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya partai memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput sekaligus menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.











