KOTA MALANG — Kecelakaan tunggal merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Veteran, Kota Malang, Jumat (4/9/2026) dini hari. Korban diduga kehilangan kendali setelah kurang konsentrasi saat berkendara.
Korban diketahui bernama Septian Bayu Pradana, warga Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya menabrak pembatas taman.
Motor Hantam Pembatas Taman
Jajaran Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota menyebut kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Dugaan penyebab kecelakaan didasarkan pada keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Dari keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar TKP, kejadian Kecelakaan Lalu Lintas (KLL) terjadi pada pukul 04.00 WIB,” ujar petugas.
Petugas memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Ada dugaan kecelakaan disebabkan oleh pengendara kurang konsentrasi sehingga hilang kendali dan motor menabrak pembatas taman dengan kecepatan tinggi,” jelasnya.
Benturan keras membuat korban dan sepeda motornya terpental beberapa meter. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Beberapa jam kemudian, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini, insiden melibatkan truk tangki pengangkut BBM Pertamina bernomor polisi L 9688 UV dan sepeda motor matic bernomor polisi N 2962 EBJ.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Muharto sekitar pukul 08.30 WIB. Menurut petugas, insiden bermula ketika pengendara motor berusaha menyalip truk tangki dari sebelah kiri.
Namun, kondisi arus lalu lintas yang cukup padat membuat ruang untuk menyalip tidak mencukupi. Kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
Pengendara motor berinisial AB (32), warga Poncokusumo, Kabupaten Malang, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RS Saiful Anwar Kota Malang.
Dua kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari maupun ketika melintas di jalur dengan arus lalu lintas padat. (Junaedi)











