Portal Jatim

TPS 3R Pelangi Jadi Percontohan, Forkopimca Gedangan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah

Redaksi
×

TPS 3R Pelangi Jadi Percontohan, Forkopimca Gedangan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO — Upaya membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan Forkopimca Gedangan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan BUMDes Gemilang melalui sosialisasi sekaligus proyek percontohan pengelolaan sampah di TPS 3R Pelangi, Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) tersebut dihadiri Kapolsek Gedangan Kompol Anak Agung Gede Putra Wisnawa, Danramil Gedangan, Camat Gedangan, rombongan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Ketua BUMDes Gemilang.

Sosialisasi difokuskan pada pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pemaparan mengenai sejumlah metode dan teknologi pengolahan sampah. Di antaranya pengolahan termal terkendali, Moscare Vortex Wet Scrubber, Eco Lindi, serta proses daur ulang dan pembuatan kompos.

Penerapan teknologi yang tepat diharapkan dapat mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang sampah. Sampah tidak hanya dilihat sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi juga dapat diolah dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai tambah.

Kapolsek Gedangan Kompol Anak Agung Gede Putra Wisnawa mengatakan, persoalan kebersihan lingkungan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, pemerintah desa, pengelola lingkungan, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

Keberadaan TPS 3R Pelangi di Desa Ketajen diharapkan tidak berhenti sebagai proyek percontohan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mampu berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga:
DLHK Sidoarjo Tutup TPA Liar di Trompoasri, Temuan Sampah Industri Picu Penindakan

Melalui pengelolaan sampah dari sumbernya, masyarakat didorong untuk aktif memilah sampah organik dan anorganik, mengolahnya, serta memanfaatkan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Pola pengelolaan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang harus dibawa ke tempat pemrosesan akhir. Di sisi lain, hasil pengolahan sampah berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat maupun pengelola TPS 3R.

Pengembangan TPS 3R Pelangi sekaligus menjadi langkah untuk membangun kesadaran bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah.

Diperlukan perubahan perilaku masyarakat sejak dari rumah, mulai dari memilah sampah, mengurangi sampah yang dihasilkan, hingga mengolah kembali sampah yang masih memiliki manfaat.

Sinergi lintas sektor yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan di Kecamatan Gedangan.

Dengan dukungan pemerintah, aparat, pemerintah desa, pengelola BUMDes, serta masyarakat, TPS 3R Pelangi diharapkan mampu menjadi salah satu contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang efektif, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.