PURWOREJO — Sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assoli, Desa Penungkulan, Kabupaten Purworejo, dilaporkan mengalami keluhan mual, pusing hingga muntah setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu MBG. Salah seorang siswa mengaku merasakan pusing dan kemudian muntah tidak lama setelah menyantap makanan tersebut.
“Setelah makan MBG, tidak lama kemudian saya langsung pusing dan muntah,” ujar seorang siswa saat dikonfirmasi.
Keterangan serupa disampaikan Dwi Nur, wali kelas I MI Assoli. Ia membenarkan adanya siswa yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG.
“Iya Mas, setelah makan MBG murid kami ada yang mengeluh seperti masuk angin, pusing, bahkan muntah. Sempat saya keroki,” ungkap Dwi Nur.
Sementara itu, Kepala Desa Penungkulan, Suroso, juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa.
“Kami berharap Pemkab segera menyelesaikan dan menindaklanjuti kasus ini. Jangan sampai ke depan ada korban lagi,” kata Suroso.
Munculnya keluhan tersebut menjadi perhatian serius, mengingat program MBG menyasar anak-anak usia sekolah. Pemeriksaan dan penelusuran dari pihak berwenang diperlukan untuk memastikan apakah keluhan para siswa berkaitan dengan makanan MBG atau terdapat faktor lain.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti siswa mengalami mual, pusing dan muntah belum dapat dipastikan. Diperlukan pemeriksaan medis serta pengujian sampel makanan apabila tersedia untuk memperoleh kesimpulan berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan resmi.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap proses penyediaan, pengolahan, distribusi, hingga konsumsi makanan MBG agar keamanan pangan bagi para siswa tetap terjamin. (Fzi)











