BREBES — Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han). meninjau langsung kawasan Kompi Produksi Kodim 0713/Brebes di Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Kamis (24/9/2026).
Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan optimalisasi pengelolaan lahan produktif guna mendukung program ketahanan pangan nasional dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Danrem didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0713/Brebes serta Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 071/Wijayakusuma. Rombongan menyusuri sejumlah area strategis yang dikembangkan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan terpadu.
Pengelolaan Lahan Terintegrasi dan Berkelanjutan
Pengembangan Kompi Produksi Kodim 0713/Brebes dirancang dengan konsep ekosistem produksi terintegrasi. Selain difokuskan pada tanaman pangan yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah Songgom, kawasan ini juga memadukan sektor peternakan dan perikanan guna menciptakan siklus produksi yang efisien.
Di sela-sela peninjauan, Kolonel Inf Sidik Wiyono menekankan pentingnya tata kelola lahan yang terencana, terukur, dan berwawasan lingkungan.
Pengelolaan harus menyentuh seluruh rantai produksi—mulai dari penyiapan lahan, pemilihan komoditas unggulan, perawatan, hingga strategi distribusi hasil panen.
“Kompi Produksi harus dikelola secara optimal agar mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi internal satuan maupun masyarakat luas. Potensi wilayah perlu dimanfaatkan secara maksimal dengan tetap mengedepankan keberlanjutan,” ujar Danrem.

Sinergi Lintas Sektor dan Pemberdayaan Masyarakat
Keberadaan Kompi Produksi ini tidak hanya difungsikan sebagai pusat kegiatan agribisnis TNI AD, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan.
Melalui keterlibatan aktif prajurit, program ini diharapkan meningkatkan kapasitas SDM di bidang teritorial sekaligus membuka peluang kerja sama dengan kelompok tani lokal.
Untuk menjaga kesinambungan program, Korem 071/Wijayakusuma akan memperkuat sinergi lintas sektor bersama Pemerintah Kabupaten Brebes dan pemangku kepentingan terkait.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk mengoptimalkan lahan produktif yang ada. Harapannya, kawasan ini dapat berkembang menjadi motor penggerak ketahanan pangan sekaligus memperkuat perekonomian warga di Brebes,” pungkas Sidik Wiyono.
Langkah konkret ini mempertegas komitmen TNI Angkatan Darat dalam mengawal program strategis pemerintah—menjadikan pemanfaatan lahan produktif sebagai pilar utama ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat. (*)











