Berita Daerah

Akselerasi Konektivitas Daerah: Pusat Setujui DAK Rp40,6 Miliar untuk Pembangunan Lima Ruas Jalan Strategis di Banyumas

Portal Indonesia
×

Akselerasi Konektivitas Daerah: Pusat Setujui DAK Rp40,6 Miliar untuk Pembangunan Lima Ruas Jalan Strategis di Banyumas

Sebarkan artikel ini
Foto ; dok DPU Banyumas

​BANDUNG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menggenjot pembangunan infrastruktur kembali menorehkan hasil positif. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banyumas resmi memperoleh restu dari pemerintah pusat untuk mengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Konektivitas Jalan Tahun Anggaran 2027 senilai Rp40,636 miliar.

Kepastian anggaran ini didapat setelah jajaran Dinas PUPR Banyumas mengikuti Konsolidasi Program Rencana Kegiatan DAK Fisik Infrastruktur PU Bidang Konektivitas Jalan yang digelar di Bandung, Jawa Barat.

Kucuran dana masif ini akan difokuskan untuk menangani lima ruas jalan strategis dengan total panjang mencapai 16,925 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.

Rincian Lima Ruas Jalan Prioritas Penanganan 2027

Kabid Jalan dan Drainase DPU Banyumas, Rusli Kurnia menjelaskan berdasarkan data Dinas PUPR Banyumas, penanganan infrastruktur ini dirancang secara terukur untuk mengurai titik-titik krusial mobilitas masyarakat.

Berikut adalah rincian lima ruas jalan yang mendapatkan alokasi DAK:

*Purwojati – Jatisaba: Panjang 6,7 km dengan alokasi anggaran Rp10,96 miliar (menjadi ruas dengan alokasi terbesar).

*Lingkar Selatan Sumpiuh – Tambak: Panjang 2,21 km dengan alokasi anggaran Rp9,82 miliar.

*​Karangbawang – Gumelar: Panjang 2,19 km dengan alokasi anggaran Rp7,67 miliar.

*Tambaksogra – Ciberem: Panjang 3,675 km dengan alokasi anggaran Rp6,097 miliar.

*Karangtengah – Gunung Lurah: Panjang 2,15 km dengan alokasi anggaran Rp6,09 miliar.

Mendorong Pemerataan Ekonomi dan Kesejahteraa

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini dinilai sangat esensial tidak hanya untuk memperlancar arus lalu lintas, tetapi juga sebagai stimulus utama penggerak roda perekonomian lokal, sektor pendidikan, serta aksesibilitas layanan publik.

Dengan infrastruktur yang handal dan mantap di wilayah Sumpiuh, Tambaksogra, Purwojati, Gumelar, hingga Gunung Lurah, disparitas antarwilayah diharapkan semakin terpangkas.

Baca Juga:
Traktor Perahu Dorong Percepatan Olah Tanah di Karangjati Banyumas

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal ketat seluruh rangkaian tahapan—mulai dari perencanaan detail hingga realisasi fisik di tahun 2027 mendatang—agar berjalan transparan, tepat sasaran, serta menghasilkan kualitas pekerjaan yang berdaya tahan tinggi. (trs)