MAMUJU | Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) Tahun 2026 mulai dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan pendidikan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga membantu mahasiswa lebih fokus menyelesaikan pendidikan tinggi.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak daerah, khususnya mereka yang terkendala biaya perkuliahan.
Bagi sebagian mahasiswa, persoalan biaya selama ini menjadi beban yang turut memengaruhi aktivitas belajar. Kekhawatiran terhadap pembayaran kuliah membuat mereka kesulitan berkonsentrasi dalam mengikuti perkuliahan.
Namun, setelah menerima bantuan beasiswa, beban tersebut mulai berkurang. Mahasiswa kini dapat lebih leluasa menjalani proses pendidikan tanpa terus dibayangi persoalan biaya.
Salah satu penerima beasiswa kategori kurang mampu, Serli Ramadani, mengaku bantuan tersebut memberikan pengaruh besar terhadap kegiatan perkuliahannya.
“Berpengaruh sekali karena sebelum dapat beasiswa, pelajaran itu terganggu karena berpikir untuk biaya kuliah,” ungkap Serli.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh keluarga penerima. Fatmawati, salah satu orang tua mahasiswa, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Pemprov Sulbar.
Menurutnya, bantuan pembayaran kuliah tersebut sangat membantu meringankan tanggungan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Terima kasih banyak, Pak, telah kasih bantuan anakku pembayarannya,” ujar Fatmawati, Jumat (30/10/2026).
Bagi para penerima, beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial. Dukungan tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, mengurangi beban orang tua, sekaligus membuka jalan bagi mahasiswa untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis.











