Portal Jatim

Bahrudien Akbar Apresiasi IPSI Kota Pasuruan, Madinah Van Java Dorong Pelestarian Pencak Silat

Redaksi
×

Bahrudien Akbar Apresiasi IPSI Kota Pasuruan, Madinah Van Java Dorong Pelestarian Pencak Silat

Sebarkan artikel ini

PASURUAN – Gelaran kejuaraan pencak silat Madinah Van Java II Tahun 2026 mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PKB, Bahrudien Akbar Wahyudi, SE., MM.

Kejuaraan yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pasuruan tersebut berlangsung pada 18–20 September 2026 di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Menurut Bahrudien, penyelenggaraan kejuaraan pencak silat secara berkelanjutan memiliki arti penting, bukan hanya dalam mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjaga keberadaan pencak silat sebagai bagian dari budaya asli Indonesia.

Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada IPSI Kota Pasuruan yang dinilai konsisten menghadirkan ruang kompetisi bagi para pesilat dari berbagai daerah.

“Saya sangat apresiasi khususnya kepada IPSI Kota Pasuruan, karena sudah melestarikan budaya asli Indonesia khususnya pencak silat tradisional,” ujar Bahrudien usai gelaran Madinah Van Java II.

Selain menjadi ajang kompetisi, menurut Bahrudien, kegiatan tersebut juga membuka ruang silaturahmi antarpesilat dan perguruan silat dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menilai kegiatan seperti Madinah Van Java juga berpotensi mendukung Kota Pasuruan sebagai daerah tujuan sport tourism. Kehadiran peserta dari luar daerah, kata dia, secara tidak langsung turut memperkenalkan Kota Pasuruan melalui kegiatan olahraga dan budaya.

“Selain itu ucapan terima kasih atas suksesnya perhelatan ini secara kontinyu, termasuk di tahun-tahun sebelumnya,” ucap Bahrudien yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan bidang perekonomian.

Lebih lanjut, Bahrudien berharap keberadaan kejuaraan tersebut dapat semakin memotivasi perguruan pencak silat di Kota Pasuruan untuk melakukan pembinaan dan menjaring atlet-atlet muda potensial.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu membawa pesilat Kota Pasuruan meraih prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Saya berharap ini menjadi tempat pembibitan bagi atlet-atlet potensial Kota Pasuruan. Bahkan kita ingin atlet cabor silat Kota Pasuruan bisa masuk perhelatan hingga ajang olimpiade atau internasional, hingga membawa nama harum Kota Pasuruan ke depan,” pungkas Bahrudien.

Menurutnya, turnamen seperti Madinah Van Java perlu terus diberi ruang agar generasi muda memiliki wadah untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan kemampuan.

Baca Juga:
Rihlah Saidah Siapkan Ekspansi ke Kota Pasuruan, Empat Lokasi Disiapkan untuk Kantor Cabang Baru

Dengan kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan, para pesilat muda diharapkan tidak hanya mampu mengejar prestasi olahraga, tetapi juga ikut menjaga pencak silat sebagai warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman. (Eko)