SLEMAN — Bupati Sleman Harda Kiswaya resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Sleman periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DIY GKR Hayu di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman, Rabu (4/2/2026).
Usai dilantik, Harda Kiswaya melantik jajaran pengurus Gerakan Pramuka Sleman, yakni Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman Mustadi, Mabicab Harian Abu Bakar, serta Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab Sleman Aisyah Inayati Suryani.
Dalam sambutannya, Harda berharap kepengurusan Kwarcab Sleman masa bakti 2026–2030 mampu menjadi motor penggerak Gerakan Pramuka yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda.
Menurut Harda, program-program kepramukaan perlu terus dikembangkan agar tetap relevan dan menarik, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
“Kabupaten Sleman memiliki potensi generasi muda yang luar biasa. Oleh karena itu, Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan yang inklusif, ramah, dan inspiratif bagi seluruh anak muda, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan,” kata Harda.
Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan semangat pengabdian. Kepengurusan tersebut diharapkan mampu meninggalkan warisan positif bagi generasi Pramuka berikutnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda DIY GKR Hayu menegaskan bahwa generasi muda merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Ia menyebut pendidikan karakter sebagai hal yang mutlak dan tidak dapat ditawar.
Untuk itu, GKR Hayu berharap Kwarcab Sleman terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menanamkan nilai-nilai kepramukaan.
“Di Sleman, struktur organisasi Pramuka sangat solid dan lengkap. Dukungan dari pemerintah daerah juga kuat, baik melalui alokasi APBD maupun keterlibatan aktif berbagai instansi dan OPD,” ujar GKR Hayu. (Brd)











