Portal Jatim

DPW Gelora Jatim Gelar TFF di Prigen, Cetak Kader Ideologis untuk Indonesia Bangkit

Redaksi
×

DPW Gelora Jatim Gelar TFF di Prigen, Cetak Kader Ideologis untuk Indonesia Bangkit

Sebarkan artikel ini
Ketua DPW Partai Gelora Jawa Timur, Gus Misbah, saat memberikan pemahaman terkait makna dan tujuan kegiatan TFF di hadapan peserta.

PASURUAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia Jawa Timur menggelar kegiatan Training for Facilitators (TFF) sebagai langkah memperkuat ideologisasi kader partai. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (23-24/5/2026), di Hotel Royal Senyiur, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Mengusung tema “Fasilitator Kuat, Ideologi Kokoh, Indonesia Bangkit”, agenda ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun fondasi partai melalui penguatan nilai dan arah perjuangan kader.

Puluhan peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari jajaran pengurus DPW Partai Gelora Jawa Timur serta pengurus DPD dari sejumlah daerah. Hadir pula jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelora Indonesia, termasuk Ketua Pelaksana Harian DPP, Rofi’ Munawar, yang menjadi salah satu narasumber utama.

Ketua DPW Partai Gelora Jawa Timur, Misbahul Munir atau Gus Misbah, menegaskan bahwa penguatan ideologi menjadi kebutuhan mendasar bagi partai politik, terutama di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.

Pengurus DPP, DPW, hingga DPD Partai Gelora dari berbagai daerah mengikuti kegiatan Training for Facilitators (TFF) di Prigen.

Menurutnya, kader yang memiliki pemahaman ideologis yang kuat tidak akan mudah terpengaruh pragmatisme politik maupun perubahan situasi elektoral yang fluktuatif.

“Tentu ini sangat penting. Organisasi harus memiliki dasar, ide gagasan, dan keyakinan yang kuat. Karena itu kader harus benar-benar menjadi pribadi yang sesuai dengan nilai ideologi yang ditanamkan partai,” ujar Gus Misbah.

Ia menilai, tantangan terbesar partai yang berbasis gagasan adalah menyatukan pola pikir seluruh kader agar memiliki visi perjuangan yang sama.

Melalui kegiatan TFF tersebut, Partai Gelora tidak sekadar memberikan pelatihan biasa, tetapi juga menyiapkan kader yang mampu menjadi penerjemah ideologi partai secara profesional di tengah masyarakat.

“Saya kira ini menjadi pembeda dengan yang lain. Kalau orientasi partai adalah kekuasaan, maka pertanyaannya bukan hanya bagaimana menang, tetapi apa yang akan dilakukan setelah memperoleh kemenangan dan kekuasaan itu. Bagaimana membawa perubahan yang lebih baik,” jelasnya.

Gus Misbah menambahkan, peserta yang dinyatakan lolos dalam pelatihan ini nantinya akan mendapatkan pembekalan lanjutan pada tahap berikutnya. Setelah itu mereka akan bertugas menyebarkan visi, nilai, dan arah perjuangan Partai Gelora hingga ke tingkat DPD dan DPC di seluruh Jawa Timur.

“Tujuan kegiatan ini agar muncul bibit-bibit fasilitator baru. Setelah lolos seleksi, mereka akan mengikuti pembekalan tambahan sebelum nantinya turun melakukan penguatan struktur di daerah,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan kader dalam menerjemahkan gagasan besar partai menjadi program nyata yang mudah dipahami masyarakat dan relevan dengan kebutuhan lokal.

“Value seperti inilah yang sedang ditanamkan DPP. Kami bersyukur karena jajaran DPP hadir lengkap dalam kegiatan ini. DPW tentu menyampaikan terima kasih,” ucap Gus Misbah.

Keberhasilan program tersebut, lanjutnya, akan sangat ditentukan oleh konsistensi para fasilitator setelah pelatihan selesai. Penguatan di tingkat akar rumput menjadi faktor penting untuk memastikan fondasi ideologi partai dapat berkembang menjadi kekuatan politik yang solid.