OGAN KOMERING ILIR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0402/OKI terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki penghujung pelaksanaan pada Senin (18/5/2026), pembangunan lima unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, hampir rampung dengan capaian mendekati 100 persen.
Pembangunan fasilitas sanitasi tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD tahun ini, sekaligus menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terhadap akses sanitasi yang layak.
Keberadaan MCK yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan serta mendorong pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat desa.
Koordinator Lapangan pembangunan MCK, Kapten Arm Murod, menjelaskan bahwa seluruh proses pengerjaan dilakukan secara maksimal melalui kolaborasi antara personel TNI dan warga setempat.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi kekuatan utama yang mempercepat penyelesaian pekerjaan.
“Kami ingin kehadiran TMMD ini benar-benar membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. MCK ini bukan hanya bangunan, tetapi bagian dari harapan agar warga dapat hidup lebih sehat, lebih nyaman, dan lebih sejahtera,” ujar Kapten Arm Murod.
Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga selama proses pembangunan menjadi energi tersendiri bagi seluruh personel yang bertugas.
“Melihat semangat gotong royong masyarakat selama pengerjaan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. TNI akan selalu hadir dan tumbuh bersama rakyat,” lanjutnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Program TMMD Ke-128 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat negara dan masyarakat melalui kerja bersama, kepedulian sosial, dan nilai gotong royong.
Warga Desa Pematang Sukatani pun menyambut positif pembangunan lima unit MCK tersebut. Selama ini, fasilitas sanitasi layak menjadi salah satu kebutuhan yang sangat dinantikan masyarakat untuk menunjang aktivitas harian.
Dengan progres yang hampir rampung sepenuhnya, lima unit MCK tersebut diharapkan segera dapat dimanfaatkan dan memberi dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.











