Portal DIY

Estafet Vikep Yogyakarta Timur, Romo Sugiyono Tekankan Solidaritas dan Kolaborasi

Portal Indonesia
×

Estafet Vikep Yogyakarta Timur, Romo Sugiyono Tekankan Solidaritas dan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

 

YOGYAKARTA – Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang (KAS) Romo FX Sugiyono, Pr. menegaskan pentingnya menjaga semangat solidaritas dan kolaborasi dalam pelayanan Gereja di Kevikepan Yogyakarta Timur. Hal itu disampaikannya saat menghadiri serah terima pelayanan Vikaris Episkopal (Vikep) Yogyakarta Timur di Aula Gereja St. Yohanes Rasul Pringwulung, Kamis (13/8/2026).

Romo Sugiyono menyampaikan terima kasih kepada Romo Andrianus Maradiyo, Pr. atas pelayanan yang telah dijalankan. Ia juga menyambut dan mengapresiasi kesediaan Romo Marcellinus Tanto, Pr. untuk melanjutkan tugas sebagai Vikep Yogyakarta Timur.

Menurutnya, berbagai gerakan solidaritas yang telah dibangun selama pelayanan Romo Maradiyo telah memberikan dampak nyata bagi umat dan masyarakat. Solidaritas tersebut tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga kehidupan rohani dan pastoral.

Serah terima tersebut menandai berakhirnya masa pelayanan Romo Maradiyo sebagai Vikep Yogyakarta Timur. Ia sebelumnya dipercaya menjadi Vikep Kevikepan Yogyakarta sejak 2018.

Pada 2020, Kevikepan Yogyakarta dimekarkan menjadi Kevikepan Yogyakarta Timur dan Yogyakarta Barat. Romo Maradiyo kemudian melanjutkan pelayanan sebagai Vikep Yogyakarta Timur hingga Juli 2026.

Dalam refleksi pelayanannya, Romo Maradiyo menekankan upaya menghadirkan Gereja sebagai wajah solidaritas di tengah masyarakat. Semangat tersebut antara lain terlihat saat pandemi melalui gerakan ketahanan pangan, vaksinasi, serta kepedulian terhadap mahasiswa di Yogyakarta.

Gerakan solidaritas kemudian berkembang melalui berbagai kegiatan. Salah satunya Gerakan Dua Ribu Rupiah yang dilaksanakan di sejumlah paroki sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan Katolik.

Dana yang dikumpulkan setiap bulan tersebut didonasikan secara rutin untuk mendukung kesejahteraan guru dan membantu pelajar sesuai kebutuhan.

Romo Maradiyo mengapresiasi keterbukaan dan partisipasi umat dalam gerakan tersebut. Menurutnya, solidaritas menjadi nyata ketika umat bersedia berbagi dan mengambil bagian dalam kebutuhan sesama.

Baca Juga:
Rayakan Paskah di Balai Kota, ASN Pemkot Yogyakarta Perkuat Solidaritas Sosial

Sementara itu, Romo Marcellinus Tanto mengatakan dirinya akan melanjutkan berbagai hal baik yang telah dibangun sebelumnya. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk belajar dan memahami dinamika pelayanan di Kevikepan Yogyakarta Timur.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan semakin banyak umat. Kaderisasi menjadi salah satu perhatian agar semakin banyak umat mendapat kesempatan belajar, terlibat, dan mengambil tanggung jawab dalam pelayanan Gereja.

Kevikepan Yogyakarta Timur saat ini menaungi 19 paroki. Kevikepan tersebut menjadi bagian penting dalam pelayanan pastoral Keuskupan Agung Semarang sekaligus menjadi representasi Uskup Mgr. Robertus Rubiyatmoko di wilayah Yogyakarta Timur.

Serah terima pelayanan ini menjadi momentum melanjutkan berbagai gerakan yang telah tumbuh. Semangat solidaritas, kolaborasi, dan kaderisasi diharapkan terus menjadi bagian dari pelayanan Kevikepan Yogyakarta Timur ke depan (bams)