KOTA MALANG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang ditandai dengan pelaksanaan upacara di halaman Balai Kota, Rabu (1/4/2026). Wali Kota Malang, Drs. Ir. Wahyu Hidayat, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menegaskan arah pembangunan kota di bawah kepemimpinannya.
Mengusung tema “Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas”, peringatan tahun ini menjadi refleksi perjalanan panjang Kota Malang sekaligus penegasan komitmen untuk terus berinovasi dan berkembang sebagai kota modern yang tetap berakar pada nilai budaya.
Di hadapan awak media, Wali Kota menyampaikan bahwa berbagai terobosan dan langkah inovatif telah membuahkan hasil, termasuk raihan penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan mengusung tema tersebut, dalam perjalanan 112 tahun ini kita telah membentuk karakter kota yang penuh inovasi, kreatif, dan tangguh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep Mbois Berkelas merupakan wujud nyata pembangunan kota yang tidak hanya modern, tetapi juga menjunjung tinggi kearifan lokal dan nilai budaya masyarakat.
Menurutnya, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Malang tercatat mencapai 85,55, menempati posisi kedua tertinggi di Jawa Timur. Selain itu, angka kemiskinan turun menjadi 3,85 persen, tingkat pengangguran berada di angka 5,69 persen, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 5,92 persen.
Tak hanya itu, Kota Malang juga berhasil meraih pengakuan di kancah internasional. Di antaranya sebagai kota kreatif dunia bidang Media Art dari UNESCO, serta penghargaan Clean Air Southeast Asian Cities Award di Malaysia dan Clean Tourist City Standard di Filipina.
Meski demikian, Wali Kota mengingatkan agar berbagai capaian tersebut tidak membuat terlena. Ia menekankan pentingnya menjadikan prestasi sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
“Penghargaan ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi cambuk agar kita bekerja lebih baik lagi demi mewujudkan Kota Malang yang benar-benar mbois dan berkelas,” tegasnya.











