YOGYAKARTA – Sekolah Kristen Kalam Kudus Yogyakarta menggelar Kalam Kudus Fair 2025 di kompleks sekolahnya, Jalan Jambon, Yogyakarta, Sabtu (8/11/2025).
Mengusung tema “Berinovasi, Berprestasi, dan Bersinar bagi Yogyakarta”, kegiatan ini berlangsung meriah dan menjadi ajang unjuk kreativitas serta inovasi para siswa.
Kegiatan diawali dengan gerakan reresik lingkungan di sekitar sekolah yang melibatkan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan itu dilakukan sosialisasi program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) sebagai bentuk dukungan terhadap kepedulian lingkungan dan penerapan nilai karakter di sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Kalam Kudus Indonesia (YKKI) Sulaiman, Ketua Yayasan Kalam Kudus Yogyakarta Kris Pujianto Halim, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Agus Trimadi, serta anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Haryanto.
Agus Trimadi mengapresiasi langkah Sekolah Kalam Kudus yang berhasil mengintegrasikan pembelajaran karakter dan kepedulian lingkungan dalam kegiatan pendidikan.
Melalui kegiatan seperti ini, menurutnya siswa tidak hanya belajar akademik, tetapi juga berkontribusi nyata untuk kota Yogyakarta. “Ini contoh pendidikan yang membangun karakter dan kepedulian sosial,” tunjuknya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kalam Kudus Yogyakarta Kris Pujianto menjelaskan kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat inovasi dan prestasi di kalangan pelajar.

“Kami ingin siswa berani berkreasi dan berinovasi, serta membawa semangat positif bagi Yogyakarta. Pendidikan di Kalam Kudus diarahkan agar setiap anak menjadi berkat bagi lingkungannya,” ungkap Kris.
Ketua YKKI Sulaiman menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan di seluruh cabang sekolah Kalam Kudus di Indonesia.
Yayasan Kalam Kudus Indonesia disebutkan memiliki 29 cabang dengan lebih dari 22 ribu siswa di seluruh Indonesia. “Kami terus berinovasi untuk melahirkan generasi yang berprestasi dan berdampak bagi negeri,” tekadnya.
Dalam kesempatan sama, anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Haryanto mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini.
Kalam Kudus Fair menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial. “Ini sejalan dengan semangat pembangunan pendidikan di Yogyakarta,” sebutnya.
Rangkaian Kalam Kudus Fair 2025 juga diisi dengan pameran pendidikan, stand inovasi lingkungan, serta penampilan seni dan budaya dari para siswa. (bams)











