YOGYAKARTA- Sastra Bulan Purnama (SBP) bakal meluncurkan buku kumpulan puisi berjudul Manuskrip Indonesia, Sabtu (23/5/2026) Kegiatan digelar mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB di Museum Sandi, Jalan Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Koordinator Sastra Bulan Purnama, Ons Untoro mengatakan buku yang diterbitkan Tonggak Pustaka dan Sastra Bulan Purnama itu memuat karya 142 penyair dari berbagai kota di Indonesia. Masing-masing penyair menampilkan satu hingga dua puisi bertema kebangsaan. “Tema tersebut diangkat setelah para peserta mengikuti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dan diminta menulis puisi sebagai bentuk refleksi terhadap persoalan bangsa,” kata Ons.
Dari lebih 160 puisi yang masuk, tim kurator terdiri atas Yuliani Kumudaswari, Ninuk Retno Raras, Joshua Igho, dan Latief Noor Rochman menyeleksi 142 penyair untuk masuk dalam buku tersebut.
Para penyair berasal dari berbagai daerah, di antaranya Yogyakarta, Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Tegal, Banyumas, Cilacap, Purwokerto, Purworejo, Magelang, Temanggung, Semarang, Solo, Karanganyar, Sragen, Madiun, Surabaya, Malang, Madura, Banyuwangi, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra Selatan, Lampung hingga Pontianak.
Wakil Ketua Bidang Sosialisasi MPR RI, Abidin Fikri, dalam pengantar buku menyebut peluncuran buku puisi hasil Sosialisasi 4 Pilar MPR RI menjadi hal yang baru.
“Saya kira, ini kali pertama Sosialisasi 4 Pilar MPR RI menghasilkan buku puisi yang dibingkai dalam tema kebangsaan. Selama saya menjalankan sosialisasi di berbagai daerah, tidak disertai penulisan buku setelahnya,” ujar Abidin Fikri.
Menurutnya, puisi-puisi dalam buku tersebut merekam berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. Meski tidak semua puisi menyebut kata kebangsaan atau Indonesia secara langsung, seluruh karya menunjukkan kepedulian penyair terhadap persoalan nasional.
Ons Untoro menambahkan Sastra Bulan Purnama terus membuka ruang berkarya dan memperkuat persahabatan antarsastrawan melalui penerbitan buku bersama.
“Buku kumpulan puisi ini bukan yang pertama. Sudah ada banyak buku puisi diterbitkan dan diluncurkan di Sastra Bulan Purnama,” kata Ons.
Selain pembacaan puisi oleh para penyair, acara peluncuran juga akan menghadirkan pertunjukan lagu puisi. Dua penggubah lagu puisi, Yuditeha dari Karanganyar dan Yuli Purwati atau Yupi dari Bligo, Magelang, dijadwalkan membawakan puisi yang telah mereka musikalisasikan (bams)











