Portal DIY

Pemkab Sleman Gelar Upacara Hardiknas, Harkitnas, dan Hari Kearsipan ke-55

Portal Indonesia
×

Pemkab Sleman Gelar Upacara Hardiknas, Harkitnas, dan Hari Kearsipan ke-55

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN– Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar upacara bendera tiga momentum penting nasional di lapangan Beran Sleman, Rabu (20/5/2026). Yaitu peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026.

Bertindak sebagai inspektur dalam upacara tersebut adalah Ketua Pengadilan Negeri Sleman, Wari Juniati. Upacara dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, jajaran Forkopimda, ASN, serta perwakilan pelajar se Kabupaten Sleman.

Dalam amanat Bupati Sleman Harda Kiswaya yang dibacakan Wari Juniati, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Pendidikan dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Melalui tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bergotong royong menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, media, dan masyarakat harus berjalan beriringan menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” tegas Wari.

Selain memperingati Hardiknas, upacara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan zaman.

Semangat Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari kesadaran kolektif untuk bersatu, berpikir maju, serta terus berinovasi. Tantangan bangsa saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan bagaimana membangun kedaulatan pengetahuan, teknologi, dan karakter di tengah perkembangan era digital.

Baca Juga:
Pemkab dan Pengadilan Agama Sleman Kerjasama Optimalisasi Layanan Publik

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui nilai-nilai budaya lokal dengan filosofi “Mulat Sarira Lumangkahing Jumangkah Jatraning Laku”. Filosofi tersebut mengajarkan pentingnya mawas diri, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah kehidupan.

“Melalui filosofi tersebut, saya mengajak seluruh masyarakat Sleman untuk terus membangun budaya belajar, budaya disiplin, budaya gotong royong, dan budaya inovasi. Karena kebangkitan bangsa sesungguhnya dimulai dari kualitas manusianya,” lanjutnya.

Upacara ini juga memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa arsip bukan sekedar rekaman masa lalu, tetapi juga menjadi sumber daya strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Arsip berperan sebagai penjaga memori kolektif, sumber data dan informasi, serta fondasi dalam pengambilan keputusan dan pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.

Peringatan ketiga momentum nasional tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kebangkitan nasional, dan kearsipan, guna mewujudkan Kabupaten Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban. (Brd)