Portal DIY

Penumpang KA Daop 6 Yogyakarta Tembus 1 Juta Orang

Portal Indonesia
×

Penumpang KA Daop 6 Yogyakarta Tembus 1 Juta Orang

Sebarkan artikel ini

 

​YOGYAKARTA – Kinerja angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatatkan angka yang impresif. Hingga Jumat (2/1/2026) atau hari ke-16 masa angkutan Nataru, total jumlah pengguna kereta api telah menembus angka 1.004.433 pelanggan. Capaian ini meningkat signifikan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang tercatat sebanyak 895.262 penumpang.

​Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, merinci bahwa dari total 1 juta lebih pelanggan tersebut, sebanyak 500.137 merupakan penumpang yang naik (berangkat) dan 504.296 lainnya adalah penumpang yang turun di wilayah Daop 6.

​”Kami menghaturkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai transportasi andalan. Kepercayaan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Feni.

​Puncak Arus Balik Masih Berlanjut
Berdasarkan pantauan data hari ini, Jumat (2/1), Daop 6 melayani 62.150 pelanggan dengan rincian 33.949 penumpang berangkat dan 28.201 penumpang tiba. Stasiun Yogyakarta (Tugu) masih menjadi titik tersibuk dengan keberangkatan 15.957 orang, disusul Stasiun Lempuyangan dengan 7.478 penumpang.

​Stasiun besar lainnya seperti Solobalapan juga mencatat volume tinggi dengan memberangkatkan 5.265 pelanggan. Sementara itu, Stasiun Klaten dan Stasiun Wates turut menyumbang pergerakan penumpang yang cukup stabil.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk kembali ke kota asal, KAI mengonformasi bahwa masih tersedia 17.441 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 6 Yogyakarta hingga masa angkutan Nataru berakhir pada 4 Januari 2026. ​Tiket yang masih tersedia mencakup perjalanan menuju kota-kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang. Beberapa kereta api yang masih memiliki kursi kosong antara lain:
​KA Taksaka (Yogyakarta-Gambir), ​KA Argo Lawu & Argo Dwipangga (Solobalapan-Gambir),
​KA Manahan, ​KA Lodaya & Lodaya Tambahan.

Baca Juga:
Rocky Gerung : Pilih 'Leader' Bukan 'Dealer', hingga Sindiran 'Tut Wuri Malsuin Ijazah'

​”Masyarakat dapat memantau ketersediaan tiket secara real-time melalui aplikasi Access by KAI atau website kai.id. Jika relasi yang diinginkan habis, pelanggan bisa memanfaatkan fitur Connecting Train,” tambah Feni.

​KAI Daop 6 juga mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas di jalan raya selama masa liburan. (bams)