SIDOARJO – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Desa Wunut, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berlangsung aman, tertib, dan kondusif pada Minggu (24/05/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemungutan suara hingga rekapitulasi hasil penghitungan, berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Kondisi tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antar seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Keberhasilan pelaksanaan Pilkades ini tidak lepas dari kolaborasi panitia penyelenggara, para calon kepala desa beserta tim pendukungnya, aparat TNI, Polri, Satpol PP, serta unsur Forkopimka Porong yang secara intensif melakukan pengawasan dan pengamanan di lapangan.
Kapolsek Porong, Kompol Madya, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setelah tahapan Pilkades selesai. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perayaan berlebihan yang justru dapat mengganggu stabilitas wilayah.
“Tolong semuanya bisa mengendalikan diri. Ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal untuk membangun Desa Wunut yang lebih baik. Jangan sampai ada konvoi, penggunaan knalpot brong, ataupun berkendara tanpa helm. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Ia juga berharap hasil Pilkades dapat menjadi momentum memperkuat persatuan warga sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Desa Wunut.
“Semoga kepala desa terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa kemajuan bagi Desa Wunut,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Porong, Feri Prasetia Budi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan aparat keamanan yang telah menjaga suasana tetap aman dan damai selama proses Pilkades berlangsung.
“Alhamdulillah seluruh tahapan Pilkades Desa Wunut berjalan aman, lancar, dan kondusif hingga rekapitulasi selesai dilaksanakan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi yang disampaikan Ketua Panitia Pilkades Desa Wunut, Susanto Dwi, pasangan calon nomor urut 1 memperoleh 1.183 suara, nomor urut 2 meraih 1.102 suara, sedangkan nomor urut 3 mendapatkan 942 suara. Total suara sah tercatat sebanyak 3.851 suara.
Panitia memastikan seluruh tahapan penghitungan suara dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan disaksikan langsung oleh para saksi dari masing-masing calon kepala desa.











