Berita

Progres Ruang Isolasi RSUD RT Notopuro Baru 6 Persen, Wabup Sidoarjo Tekankan Kesesuaian Spesifikasi

Redaksi
×

Progres Ruang Isolasi RSUD RT Notopuro Baru 6 Persen, Wabup Sidoarjo Tekankan Kesesuaian Spesifikasi

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO  – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan dan peningkatan fasilitas Ruang Mawar Merah Putih di lantai 3 RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Senin (26/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, ia menyoroti progres pekerjaan yang baru mencapai 6 persen dan meminta pelaksanaan proyek tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Proyek tersebut mencakup penambahan 30 tempat tidur untuk ruang isolasi. Fasilitas ini dipersiapkan guna meningkatkan kapasitas rumah sakit dalam menangani pasien dengan penyakit infeksius yang berpotensi menular.

Mimik mengatakan, sidak dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, mulai dari penggunaan material, pemenuhan spesifikasi teknis, hingga target penyelesaian pada Desember 2026.

“Alhamdulillah, hari ini kita melakukan sidak di lantai 3, pembangunan Ruang Mawar Putih yang nantinya memiliki 30 tempat tidur. Semuanya harus sesuai spesifikasi. Nanti kita sidak lagi pada akhir Desember untuk memastikan progresnya,” ujar Mimik.

Ia menegaskan, seluruh material yang digunakan harus memenuhi ketentuan dalam perencanaan proyek. Penggunaan besi baja, misalnya, harus tercatat dan dilaporkan sesuai spesifikasi teknis yang berlaku.

Selain material baru, Mimik juga menyoroti pemanfaatan kembali material dari bangunan lama. Genteng yang masih layak, menurutnya, dapat diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya sebelum digunakan kembali.

Sementara itu, proses pembongkaran bagian bangunan lama, termasuk dek yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan tangga, juga menjadi bagian dari pengawasan pembangunan tersebut.

Mimik meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan pekerjaan tidak menyimpang dari ketentuan. Transparansi dan kualitas pembangunan, kata dia, harus dijaga hingga proyek selesai.

“Temuan dalam sidak tidak ada. Dek lama yang dibongkar juga sudah saya ketahui. Saya tidak ingin pembangunan pada 2026 ini dan seterusnya dilakukan dengan cara yang tidak sesuai ketentuan atau mengakali spesifikasi. Apa yang sudah ditetapkan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi, dengan target selesai Desember 2026,” tegasnya.

Baca Juga:
Pemkab Sidoarjo Gandeng Perpukadesi, Perkuat SDM lewat Revitalisasi Sekolah dan Program Penempatan PMI ke Jepang

Di luar aspek konstruksi, Mimik turut mengingatkan pentingnya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Menurutnya, penambahan fasilitas harus berjalan seiring dengan pelayanan yang ramah dan optimal bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD RT Notopuro, dr. Prima Dessy Kusuma Rakhmawati, menjelaskan bahwa peningkatan fasilitas Ruang Mawar Merah Putih bertujuan menambah kapasitas pelayanan, terutama untuk penanganan pasien dengan penyakit infeksius.

“Karena banyak kasus infeksius yang menular, kami melakukan penambahan kapasitas tempat tidur sebanyak 30 unit. Kami berharap melalui kunjungan Wakil Bupati Sidoarjo ini, kualitas bangunan dapat sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dan nantinya bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.

Penambahan 30 tempat tidur tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan RSUD RT Notopuro dalam menangani pasien dengan penyakit infeksius. Dengan target penyelesaian pada Desember 2026, kesesuaian spesifikasi dan ketepatan waktu menjadi perhatian dalam pelaksanaan proyek tersebut.