Portal DIY

Protes Jalan Rusak Parah, Warga Tangisan Banyurejo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

portal-indonesia.net
×

Protes Jalan Rusak Parah, Warga Tangisan Banyurejo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN – Warga Padukuhan Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman mengeluhkan kerusakan ruas jalan provinsi yang rusak parah. Kekesalan warga diluapkan dengan menanam pohon pisang pada kubangan jalan dan memasang sejumlah spanduk dg tulisan yang isinya protes.

Informasi tersebut tersebar di platform media sosial (medsos). Dalam unggahannya disertakan sejumlah foto yang menunjukkan sejumlah spanduk terpasang di sisi bahu jalan dan beberapa pohon pisang yang ditanam pada lobang jalan rusak.

Aksi simbolik ini dilakukan warga sejak Sabtu kemarin (10/1/2026) dan diunggah di medsos sebagai wujud kekecewaan atas lambannya respons pembenahan jalan rusak. Kerusakan jalan tersebut menjadi penyebab sering terjadinya kecelakaan, sehingga dikeluhkan warga.

Padahal fasilitas umum tersebut salah satu akses vital bagi warga sebagai penghubung wilayah Kapanewon Tempel – Klangon wilayah Sedayu Bantul. Tak jauh dari titik kerusakan jalan terdapat pekerjaan konstruksi Jalan Tol Jogja Bawen Seksi 1.

Berikut ini narasi yang diunggah warga ke media sosial.
“Mohon maaf,
Jalan sementara kami tanami pohon pisang karena lubang sudah sangat menganggu masyarakat dan pengguna jalan sekitar, mohon dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti atau seperti ini selamanya,
mohon dibantu up min
Salam dari masyarakat sekitar”.

Salah satu banner yang terpasang bertuliskan : “Kopi ireng okeh ampas e, dalan bosok raono sing benak ke”. (Kopi hitam banyak ampasnya, jalwarganya parah tidak ada yang memperbaiki).

Dukuh Tangisan, Anisatul Dian Pramudita meyatakan, pemasangan spanduk dan penanaman pohon pisang merupakan bentuk kepedulian warganya kepada pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi jalan tersebut, lantaran sudah banyak terjadi insiden kecelakaan lalu lintas.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian warga terhadap pengguna jalan agar lebih berhati-hati karena sudah beberapa kali terjdi kecelakaan di seputaran ruas jalan yang rusak ini” kata Dian saat dikonfirmasi.

Baca Juga:
Ketua Penggerak PKK Sleman Tinjau Klinik Gagal Jantung RSUD Sleman

Dian mengungkapkan, beberapa hari lalu ada satu unit truk gandeng yang mogok di bahu jalan dan menginap beberapa hari untuk perbaikan, sehingga menggangu pengguna jalan yang lain. Bahkan ada sebuah mobil pickup ber muatan almari yang muaranya tersebut jatuh ke jalan.

“Jalan itu sudah beberapa kali di tambal tapi karna kendaraan yang melewati jalan tersebut bermuatan berat ya mudah berlubang lagi, kami berharap pihal terkait segera melakukan pembenahan,” ungkapnya.

Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY melalui Yohanes Wira Sasongko menyatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan.

“Terima kasih atas informasinya, ini baru didiskusikan,” sebut Wira saat dikonfirmasi.

Sementara itu salah satu pihak terkait, PT Adhi Karya (Persero) selaku kontraktor pelaksana proyek jalan tol Jogja-Bawen Seksi 1 menyebutkan, bahwa pembenahan jalan akan dilakukan dalam waktu dekat, hal tersebut telah didiskusikan dalam rapat.

“Rencana akan ditambal pada hari Senin, besok,” jelas Ari Setiawan. (Brd)