BANYUMAS — Angin puting beliung merusak tujuh rumah warga di Desa Gerduren, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (20/12/2025) sore.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah setempat.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.
Perangkat Desa Gerduren, Tohir, mengatakan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi turun sejak pukul 15.30 WIB.
“Angin puting beliung berputar dan menyapu wilayah RT 003 RW 007 Desa Gerduren. Banyak pepohonan tumbang dan mengenai rumah warga,” kata Tohir, Sabtu.
Menurut dia, kerusakan paling parah dialami dapur rumah milik Warni (63) setelah tertimpa pohon kelapa. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta.
Sementara itu, pohon albasia tumbang juga menimpa emperan rumah Sarilem (49) dengan kerugian sekitar Rp 5 juta.
Lima rumah lainnya yang terdampak masing-masing milik Sakam (70), Kusnan (55), Beta (38), Puji Widodo (53), dan Kadis (70).
Selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga mengakibatkan gangguan pada jaringan listrik PLN akibat tertimpa pohon.
Pasca kejadian, warga bersama pemerintah desa, relawan, Ansor Banser, serta aparat TNI dan Polri melakukan kerja bakti untuk membersihkan pohon tumbang dan puing-puing bangunan.
Camat Purwojati Ardhana bersama jajaran Forkopimcam Purwojati dan Kepala Desa Gerduren Bambang Suharsono turut meninjau lokasi terdampak untuk memastikan kondisi warga.
Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang rumahnya rusak akibat bencana tersebut. (trs)











