PASURUAN – Anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Aris Ubaidillah, menggelar Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 bersama warga konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) Gadingrejo, Sabtu (23/8/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di kediamannya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, itu berbeda dengan pelaksanaan reses sebelumnya. Kali ini, Aris lebih banyak memaparkan perkembangan dan hasil perjuangan pokok-pokok pikiran (Pokir) yang berasal dari aspirasi masyarakat pada masa reses sebelumnya.
Di tengah pelaksanaan reses, Aris juga harus membagi perhatian karena ibundanya sedang sakit dan menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Surabaya.
Meski demikian, ia tetap menyempatkan diri bertemu langsung dengan warga sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat yang telah memberikan amanah politik kepadanya.
Aris menegaskan, setiap aspirasi masyarakat yang masuk tetap akan ditampung dan diperjuangkan. Namun, realisasinya harus mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.
Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan Maulid Ad Diba’i secara bersama-sama sebagai bentuk doa dan harapan untuk memperoleh keberkahan, kesehatan, serta keselamatan.
Turut hadir Ketua DPC PPP Kota Pasuruan, Abd Aziz, S.Pd atau Gus Aziz, Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan H. Khairul Fattah, serta sejumlah tamu undangan dan warga.
Tidak Semua Usulan Bisa Langsung Direalisasikan
Dalam forum jaring aspirasi tersebut, Aris menjelaskan kepada warga, khususnya dari Kelurahan Sebani dan Bukir, bahwa tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan.
Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu faktor yang menentukan pelaksanaan setiap program pembangunan.
“Sekali lagi saya sampaikan, tidak mungkin semua usulan panjenengan terealisasikan atau gol dalam waktu dekat, karena semua tergantung pada anggaran daerah kita. Jadi nanti yang prioritas kita utamakan, dan yang jelas apapun usulan warga tetap akan saya perjuangkan dan silahkan disampaikan,” ujar Aris.
Meski demikian, sejumlah usulan warga disebut telah masuk dalam rencana realisasi pembangunan dalam waktu dekat.
Aris menyampaikan, beberapa proyek yang akan dikerjakan meliputi pembangunan jalan lingkungan berupa pavingisasi, saluran drainase atau gorong-gorong, hingga penerangan jalan lingkungan.
“Namun dari usulan panjenengan yang masuk dan terealisasi, Insyaallah bulan depan ini ada pengerjaan paving dan gorong-gorong di RT 01 dan RT 02, RW 05, Kelurahan Sebani. Juga di RW 06, ada penerangan lampu serta paving dan gorong-gorong tepatnya di RT 02 dan RT 03 Insyaallah, termasuk di RW yang lain,” jelasnya.
Aris juga menyebut pembangunan penerangan jalan di Gang Garuda telah diusulkan dan diharapkan dapat segera terealisasi.
“Juga untuk di Gang Garuda ini juga kita usulkan untuk penerangan jalan, Insyaallah dalam waktu dekat juga akan terealisasi,” imbuhnya.
Usulan Lapangan Sepak Bola Bukir Mendapat Lampu Hijau
Salah satu aspirasi yang mendapat perhatian warga adalah rencana penyediaan sarana olahraga berupa lapangan sepak bola di wilayah Kelurahan Bukir.
Aris mengatakan, warga Bukir selama ini belum memiliki lapangan sepak bola yang representatif. Namun, usulan tersebut disebut telah mendapatkan persetujuan atau lampu hijau dari Wali Kota Pasuruan.
“Lalu untuk sarana olahraga, mulai dari dulu kita tahu bahwa Bukir tidak punya lapangan sepak bola. Singkat cerita, Alhamdulillah usulan itu sudah mendapatkan lampu hijau dari Wali Kota. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dianggarkan untuk pengurukan agar lebih bagus, tapi sekarang pun warga juga sudah kerja bakti berupa pembersihan rumput liar, pemerataan dan segala macam,” ungkap Aris.
Ia berjanji akan terus mengawal setiap aspirasi warga, terutama usulan yang dinilai mendesak dan masuk dalam skala prioritas pembangunan.
Aspirasi dari warga Kelurahan Sebani, Bukir, maupun masyarakat di wilayah Kecamatan Gadingrejo akan dibahas dan diperjuangkan untuk masuk dalam Pokir DPRD sesuai mekanisme yang berlaku.
Gus Aziz Ajak Warga Doakan Ibunda Aris Ubaidillah
Dalam kesempatan yang sama, Gus Aziz mengajak seluruh warga yang hadir untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan ibunda H. Aris Ubaidillah.
Menurutnya, Aris tengah menghadapi situasi yang tidak mudah karena harus mendampingi orang tua yang sedang sakit, sekaligus menjalankan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
“Memang momennya sangat membingungkan dan kurang mengenakkan, karena di satu sisi harus mendampingi orang tua yang sedang sakit, namun di sisi lain juga ada tanggung jawab kepada masyarakat. Jadi monggo bersama-sama dengan hati yang ikhlas, mari kita mendoakan untuk ibunda dari shohibul bait,” paparnya.
Selain doa, Gus Aziz juga menyampaikan tausiyah tentang pentingnya introspeksi diri dalam kehidupan bermasyarakat, berpolitik, dan bernegara.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mencari kesalahan atau menjelekkan orang lain.
“Dalam momen Reses yang dibarengi dengan Maulidnya, ini menjadi muhasabah atau momen introspeksi diri bagi kita bersama termasuk Pak Haji Aris dalam melaksanakan tugasnya. Artinya di sini kita diajarkan untuk tidak perlu menjelek-jelekkan orang lain atau mencari kesalahan orang lain, karena itu sangat dilarang oleh Allah SWT,” pesannya.
Usai penyampaian tausiyah, kegiatan Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin langsung Gus Aziz.
Kegiatan berlangsung lancar dan khidmat dengan dihadiri warga serta para konstituen dari wilayah Kecamatan Gadingrejo.











