Portal Jatim

Spirit Kartini Hidup di Banyu Biru, Disbudpar Pasuruan Gelar Ruwatan Budaya Penuh Makna

Redaksi
×

Spirit Kartini Hidup di Banyu Biru, Disbudpar Pasuruan Gelar Ruwatan Budaya Penuh Makna

Sebarkan artikel ini
Prosesi ruwatan budaya dan peragaan busana Kartini meramaikan peringatan Hari Kartini di wisata Banyu Biru, Pasuruan.

PASURUAN — Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Pasuruan tahun ini dikemas berbeda. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menghadirkan nuansa kearifan lokal melalui kegiatan ruwatan budaya yang digelar di kawasan wisata pemandian alam Banyu Biru, Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Minggu (12/4/2026).

Mengusung tema Spirit of Kartini, kegiatan ini memadukan unsur seni, tradisi, dan nilai sejarah. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, acara tersebut juga menjadi momentum mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia.

Sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Pasuruan, Sigit Afendy, Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, jajaran Koramil 0819/15 Winongan, perwakilan Kecamatan Winongan, serta Pemerintah Desa Sumberrejo.

Dalam sambutannya, Sigit Afendy menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan upaya membangkitkan semangat generasi muda, khususnya perempuan, untuk terus berkarya dan berkontribusi.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat emansipasi perempuan sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang banyak melibatkan pelaku UMKM. Kami juga menghadirkan peragaan busana Kartini agar nilai perjuangan beliau tetap hidup di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan inovasi yang lebih kreatif, termasuk mengangkat nilai-nilai kepahlawanan lainnya sebagai inspirasi lintas generasi.

Beragam rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan tersebut. Mulai dari pertunjukan wayang, prosesi ruwatan budaya dengan ritual tumpeng berisi buah-buahan, hingga lomba busana bertema Kartini yang diikuti anak-anak. Suasana semakin semarak dengan hiburan musik yang menutup rangkaian acara.

Tak hanya itu, panitia juga membagikan ratusan doorprize kepada pengunjung melalui sistem undian kupon. Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama saat menantikan pembagian hadiah.

Baca Juga:
Kilang Mini LNG Pertama di Jawa Resmi Beroperasi di Pasuruan, Dorong Kemandirian Energi Nasional

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu mengangkat potensi lokal, khususnya promosi wisata pemandian alam Banyu Biru sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Pasuruan.

Melalui momentum ini, Disbudpar menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Lebih dari itu, semangat Kartini harus terus menjadi penggerak peran perempuan dalam pembangunan, pelestarian budaya, serta penguatan sektor pariwisata daerah.