Portal Jatim

​Wamenko Pangan Hanif Faisol Dorong Swasembada dan Penguatan Tiga Pilar Utama di Ponorogo

Andre Prisna P
×

​Wamenko Pangan Hanif Faisol Dorong Swasembada dan Penguatan Tiga Pilar Utama di Ponorogo

Sebarkan artikel ini
Wamenko Pangan RI didampingi anggota DPRD Jatim beserta jajaran

PONOROGO – Pemerintah terus menunjukkan keseriusan dalam memastikan kebijakan nasional menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di bidang pangan, kesehatan, dan pendidikan. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, saat melakukan rangkaian kunjungan kerja (kunker) padat di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (4/7/2026).

​4 Agenda Utama Kunker Wamenko Pangan di Ponorogo. ​Sejak pagi hari, Dr. Hanif Faisol—yang juga merupakan Anggota Dewan Pakar PAN—melewati serangkaian agenda strategis sebelum bertolak menuju Solo.

​Sektor Pendidikan: Menjadi pembicara dalam Wisuda Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO). Ia mengajak generasi muda menjadi agen perubahan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui inovasi dan riset.

​Sektor Kesehatan: Melakukan peletakan batu pertama pembangunan Klinik Pratama Al Manar guna memperluas akses pelayanan kesehatan primer masyarakat.

​Sektor Pertanian: Melakukan panen jagung di Desa Pijeran, Kecamatan Siman, sebagai simbol dukungan nyata pemerintah terhadap produktivitas petani.
​Konsolidasi Masyarakat: Menghadiri temu kader dan relawan PAN di Desa Slahung, Kecamatan Slahung.

​Fondasi Kemandirian Bangsa di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo. Dalam dialog bersama kader dan relawan, Dr. Hanif Faisol menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bekerja sungguh-sungguh untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

​”Ketahanan dan swasembada pangan bukan sekadar target pemerintah, tetapi merupakan fondasi utama kemandirian bangsa. Pemerintah terus memberikan perhatian penuh kepada petani melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan stabilitas pangan nasional,” ujar Dr. Hanif Faisol.

​Ia menambahkan, keberhasilan swasembada pangan membutuhkan sinergi total mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, penyuluh pertanian, hingga relawan dan masyarakat.
​Apresiasi dari Legislator Jawa Timur.

​Kehadiran langsung Wamenko Pangan mendapat apresiasi tinggi dari Dr. Suli Da’im, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur. Menurutnya, langkah ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang responsif.

Baca Juga:
Overstay dan Palsukan Dokumen Nikah, WNA asal Malaysia Diamankan Imigrasi Ponorogo

​”Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendengar secara langsung kondisi masyarakat, bukan hanya menerima laporan di atas meja,” kata Suli Da’im.

​Suli Da’im juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua DPW PAN Jatim, Dr. Ahmad Rizki Sadig, yang berhalangan hadir karena tugas mendadak di Medan, Sumatra Utara. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterpaduan tiga pilar pembangunan.

“Ketika petani sejahtera, pelayanan kesehatan semakin baik, dan kualitas pendidikan meningkat, maka fondasi menuju Indonesia yang maju akan semakin kokoh,” tegas Suli Da’im seraya mengajak masyarakat mendoakan kelancaran tugas Wamenko Pangan dalam membantu Presiden Prabowo.

​Sinergi Menuju Kedaulatan Pangan
​Kunjungan kerja ini menegaskan pesan kuat bahwa swasembada pangan bukan sekadar agenda sektor pertanian semata, melainkan sebuah gerakan nasional. Kolaborasi antarelemen bangsa—mulai dari akademisi, tenaga kesehatan, petani, hingga relawan—menjadi kunci utama dalam membangun Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaulat.
​(Muh Nurcholis)