Portal DIY

Daop 6 Perkuat Budaya Keselamatan di Bulan K3 Nasional

×

Daop 6 Perkuat Budaya Keselamatan di Bulan K3 Nasional

Sebarkan artikel ini

 

​YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menegaskan kembali komitmennya terhadap keselamatan perjalanan kereta api melalui peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional. Peringatan yang berlangsung dari 12 Januari hingga 12 Februari 2026 ini menjadi momentum perusahaan untuk memperkuat budaya keselamatan yang berkelanjutan.

​Puncak peringatan ditandai dengan Apel Peringatan Bulan K3 Nasional yang digelar di Halaman BPTT Darman Prasetyo Yogyakarta pada Senin (19/1/2026). Dalam acara tersebut, jajaran manajemen Daop 6 melakukan penandatanganan Kebijakan Keselamatan Perkeretaapian serta K3 dan Lingkungan Hidup secara serentak.

​Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”

​“Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan fondasi utama dalam keberlangsungan bisnis perkeretaapian. Sepanjang tahun 2025, KAI Group telah melakukan berbagai penguatan sistem dan pengendalian risiko, namun kinerja ini harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Bambang saat membacakan amanat Direktur Utama KAI.

​Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menambahkan bahwa seluruh insan KAI, terutama para frontliner, memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam mewujudkan operasional yang aman.

​“Kami berkomitmen menguatkan budaya keselamatan yang proaktif. Bagi kami, keselamatan bukan sekadar kewajiban internal, melainkan nilai utama untuk memberikan pelayanan transportasi yang aman, andal, dan berkualitas bagi masyarakat,” kata Feni.

​Selain penguatan internal, KAI Daop 6 juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api. Feni mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan di perlintasan sebidang.
​Tidak beraktivitas apa pun di sepanjang jalur kereta api.

​“Dukungan masyarakat sangat penting untuk menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, lancar, dan tepat waktu. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis target kinerja keselamatan tahun 2026 dapat tercapai,” pungkasnya. (bams)

Baca Juga:
KORMI Banyumas Gelar Halal Bihalal, Perkuat Soliditas dan Pengabdian untuk Olahraga Masyarakat