Portal Jateng

Petir Sambar Gubuk Sawah di Banyumas, Buruh Tani Tewas Terpanggang, 5 Kritis

Portal Indonesia
×

Petir Sambar Gubuk Sawah di Banyumas, Buruh Tani Tewas Terpanggang, 5 Kritis

Sebarkan artikel ini
Lokasi kejadian (Ist)

BANYUMAS – Petaka turun dari langit. Enam buruh tani yang berteduh di sebuah gubuk di tengah sawah Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Banyumas, disambar petir, Minggu (1/2) sore. Satu orang tewas mengenaskan, lima lainnya kritis.

Peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat hujan lebat disertai kilat mengguyur kawasan persawahan. Para buruh tani yang tengah bekerja memilih berteduh di satu-satunya gubuk di tengah sawah. Nahas, petir justru menyambar tepat ke lokasi tersebut.

Korban tewas diketahui bernama Tutur, warga Desa Gandatapa. Ia mengalami luka bakar serius dan menghembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara lima korban lainnya, yakni Kartum, Sulam, Misrun, Komari, dan Roni Ahmadi, kini masih menjalani perawatan intensif di RSU Margono Soekarjo Purwokerto. Kelimanya sempat tak sadarkan diri usai kejadian.
Babinsa Desa Gandatapa, Sertu Teguh Waluyo, mengatakan insiden terjadi saat para buruh tani bekerja di sawah milik Sugiyanto, RT 6 RW 6.

“Begitu hujan dan petir turun, mereka berteduh di gubuk. Tidak lama kemudian, petir menyambar,” ujarnya.

Warga bersama aparat desa mengevakuasi para korban menggunakan tandu. Awalnya korban dibawa ke Puskesmas Sumbang II, namun karena kondisinya parah, langsung dirujuk ke rumah sakit.

Peristiwa ini jadi peringatan keras bagi warga agar tidak berteduh di tempat terbuka saat hujan disertai petir. Bangunan permanen dinilai jauh lebih aman ketimbang gubuk di tengah sawah. (trs)

Baca Juga:
Bupati Sadewo Pimpin Upacara Hardiknas di Banyumas, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Berkualitas