SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman menjamin persediaan kebutuhan pokok di Sleman selama libur lebaran dalam kondisi aman. Oleh karena itu, Pemkab Sleman meminta warganya untuk tidak panik akan kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Dwi Wulandari, ST, M.Ec.Dev, Rabu (11/3/2026).
Dwi Wulandari menegaskan bahwa pasokan bahan pokok menjelang Lebaran berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari yang dampaknya justru merugikan diri sendiri.
“Ketersediaan bahan pokok di Sleman mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Lebaran,” ujarnya.
Menurut Dwi, jelang lebaran ini secara rutin melakukan pemantauan persediaan dan harga bahan pangan di sejumlah pasar di Sleman
Dari hasil pemantauan harga dilakukan secara rutin di delapan pasar rakyat di Sleman, diketahui bahwa sebagian besar komoditas seperti beras, gula kemasan, minyak goreng premium, dan daging sapi masih stabil.
Namun terdapat kenaikan tipis pada beberapa komoditas, seperti cabai rawit merah yang naik sekitar 5,76 persen, gula pasir curah 1,77 persen, serta minyak goreng Minyakita 1,32 persen. Sebaliknya, beberapa komoditas lain seperti cabai merah besar dan telur ayam ras justru mengalami penurunan harga.
Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah daerah juga menyiapkan operasi pasar gula pasir, pasar murah di sejumlah wilayah, serta pengawasan distribusi minyak goreng Minyakita.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap kesiapan lintas sektor tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan selama periode libur Lebaran. (Brd)











