SLEMAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman meminta agar penyelenggaraan qurban pada Hari Raya Iduladha dilaksanakan dengan menerapkan prinsip ramah lingkungan.
Hal ini dilakukan agar kegiatan qurban tidak menimbulkan permasalahan lingkungan di kemudian hari.
Plt Kepala DLH Kabupaten Sleman, Sugeng Riyanta, mengatakan ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mewujudkan penyelenggaraan qurban yang ramah lingkungan.
Salah satunya adalah tidak mencuci jeroan maupun membuang kotoran hewan qurban ke sungai. Selain mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau tidak sedap, tindakan tersebut juga dapat menyebabkan pencemaran air.
Menurutnya, air sungai yang digunakan untuk mencuci jeroan atau membuang limbah hewan berpotensi tercemar bakteri E.coli yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
Selain itu, DLH Sleman juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kantong plastik untuk membungkus daging qurban. Sebagai alternatif, masyarakat disarankan menggunakan daun atau besek karena lebih mudah terurai dan ramah lingkungan.
“Mengemas daging menggunakan plastik berwarna dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat yang mengonsumsi daging tersebut. Karena itu, jangan menggunakan plastik berwarna untuk membungkus daging qurban,” ujar Sugeng. (Brd)











