SLEMAN – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping-Sleman menggelar aksi sosial tahunan dengan membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan paket parsel sembako, Kamis (12/3/2026). Total dana yang ditasarufkan (disalurkan) dalam kegiatan Ramadan kali ini mencapai lebih dari Rp255 juta.
Ketua Kantor Layanan Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, Tawakal Akbar Darojad merinci bantuan tersebut terdiri dari uang tunai THR sebesar Rp170.250.000 dan paket parsel senilai Rp85.125.000. Bantuan ini menyasar kelompok masyarakat dhuafa yang berada di lingkungan sekitar rumah sakit.
”Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan, namun hari ini terasa spesial. Kami membagikan THR dan parsel kepada rekanan masyarakat sekitar, mulai dari paguyuban tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), pedagang kaki lima, hingga pedagang asongan,” ujar Tawakal Akbar saat ditemui di lokasi acara kawasan RS Muhammadiyah Gamping, Sleman.
Selain warga sekitar, bantuan juga diberikan kepada internal rumah sakit yang membutuhkan, seperti petugas kebersihan (cleaning service) dan tukang parkir yang bertugas di area RS PKU Muhammadiyah.
Setiap penerima mendapatkan paket sembako senilai Rp250.000 per orang serta tambahan uang tunai (THR) sebesar Rp125.000. Tawakal mencatat adanya tren peningkatan jumlah penerima maupun nominal bantuan setiap tahunnya seiring dengan perkembangan rumah sakit.
”Alhamdulillah, karena RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, dan Sleman terus berkembang, jumlah penerima manfaat dari kalangan ojol, pedagang, hingga pekerja klinik juga ikut kami tambahkan,” imbuhnya.
Agenda Ramadan
Penyaluran THR bagi warga sekitar ini merupakan bagian dari rangkaian besar program Ramadan Lazismu RS PKU Muhammadiyah. Sebelumnya, lembaga ini juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya.
”Ada program Sapa Klinik, di mana kami mengunjungi klinik-klinik Muhammadiyah di wilayah DIY untuk memberikan dukungan. Kami juga baru saja mengadakan buka bersama dengan siswa dan guru SLB Muhammadiyah se-DIY di Hotel Alana, serta program Peduli Guru sebagai bentuk apresiasi bagi para pendidik,” jelas Tawakal.
Melalui bantuan ini, pihak rumah sakit berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dan membawa kebahagiaan bagi para penerima manfaat di bulan suci.
”Harapannya, bantuan ini bisa membahagiakan teman-teman dhuafa agar ke depannya kehidupan ekonomi mereka bisa lebih berkembang lagi,” pungkasnya (bams)











