MUSI RAWAS – Keterbatasan akses jaringan telekomunikasi masih menjadi persoalan serius di Desa Gunung Kembang Lama, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas. Hingga kini, wilayah tersebut belum terjangkau sinyal, sehingga berdampak langsung pada aktivitas pendidikan dan komunikasi masyarakat.
Kepala Desa Gunung Kembang Lama, Zaini Hasan, mengungkapkan bahwa para siswa di desanya kerap mengalami kesulitan saat mengikuti pembelajaran daring. Kondisi tersebut memaksa mereka harus keluar desa demi mendapatkan jaringan internet.
“Kalau ada pelajaran daring, anak-anak harus pergi ke desa lain untuk mencari sinyal,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menegaskan, persoalan blank spot ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya solusi konkret. Padahal, akses internet dan jaringan telepon saat ini menjadi kebutuhan dasar, terutama dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Zaini Hasan berharap Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dapat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, penyediaan jaringan telekomunikasi akan sangat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan masyarakat.
“Kami minta ada solusi, seperti pembangunan tower atau fasilitas jaringan lainnya, agar anak-anak bisa belajar dengan mudah dan masyarakat juga bisa berkomunikasi dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pihak desa telah beberapa kali mengajukan proposal ke dinas terkait. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang dirasakan oleh masyarakat.
Dengan jumlah penduduk sekitar seribu jiwa dan lebih dari 500 kepala keluarga, Desa Gunung Kembang Lama dinilai layak mendapatkan akses infrastruktur digital yang memadai.
Pemerintah desa berharap adanya langkah nyata dari pemerintah daerah agar persoalan ini segera teratasi. Tanpa akses sinyal, warga tidak hanya kesulitan dalam pendidikan, tetapi juga tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan di era digital saat ini.











