SLEMAN – Di tengah guncangan situasi global yang tak menentu, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) DIY diminta tidak sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi motor penggerak stabilitas bangsa.
Ketua Dewan Penasihat Banser DIY, Umarudin Masdar, menginstruksikan seluruh kader muda untuk memperketat barisan dan memperkuat sinergi demi menjaga keutuhan NKRI. Seruan tersebut disampaikan Umarudin saat menghadiri Syawalan dan Silaturahmi Satkorwil Banser DIY di Omah Dahar Mbah Wanto, Berbah, Sleman, Sabtu (18/4/2026) malam.
Menurutnya tantangan ke depan tidak semakin mudah. Karena itu generasi muda Banser harus tetap kompak, solid, dan menjaga semangat kebersamaan. “Jangan biarkan persatuan kita goyah oleh dinamika yang ada,” ujar Umarudin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DIY tersebut.
Kolaborasi Menuju Indonesia Maju
Umarudin menekankan kekuatan Indonesia terletak pada keberagaman yang dirawat dengan persatuan. Ia mendorong Banser bersama elemen Nahdlatul Ulama dan GP Ansor untuk berperan aktif mengawal program pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat.
”Kolaborasi adalah kunci. Kita harus bahu-membahu membangun Indonesia agar semakin maju, terutama saat situasi dunia sedang tidak menentu seperti sekarang,” tambahnya.
Garda Terdepan
Sementara itu, Sekretaris PW Ansor DIY, Lilik Budi Hartanto mengingatkan Banser memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan keamanan sosial.
”Syawalan ini adalah momentum konsolidasi. Ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, tapi penegasan komitmen kita untuk hadir di tengah masyarakat, merawat kebhinekaan, dan menjaga NKRI harga mati,” tegas Lilik.
Acara yang digelar pasca-Ramadan ini ditutup dengan sesi bermaaf-maafan antaranggota, sekaligus memperkuat tekad organisasi dalam menjaga nilai-nilai toleransi di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya (bams)











