PROBOLINGGO – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan dana haji terus diperkuat. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania, menggelar kegiatan edukasi literasi keuangan haji dengan melibatkan ratusan guru ngaji se-Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang berlangsung di Cafe Alino, Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Sabtu (2/5/2026) ini turut menggandeng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai mitra dalam sosialisasi dan diseminasi pengelolaan dana umat.
Sekitar 200 guru ngaji dari berbagai wilayah hadir dalam forum tersebut. Mereka mendapatkan pemaparan mendalam mengenai sistem pengelolaan keuangan haji yang menekankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Dalam sambutannya, Dini Rahmania menegaskan pentingnya peran tokoh agama dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dana haji.
“Kami menggandeng BPKH untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para guru ngaji. Harapannya, informasi mengenai keamanan serta tata kelola dana haji dapat tersampaikan secara luas melalui mereka,” ujarnya.
Perwakilan BPKH, Suryo Triutomo, yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa dana haji dikelola secara profesional dengan mengedepankan prinsip syariah dan kehati-hatian.
Ia memaparkan bahwa strategi investasi dilakukan secara terukur guna menghasilkan nilai manfaat yang optimal bagi umat, tanpa mengabaikan aspek keamanan dana.
“Kami memastikan seluruh pengelolaan dana haji berjalan transparan dan sesuai prinsip syariah. Tujuannya agar manfaatnya terus berkembang dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Suryo.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa diversifikasi instrumen investasi terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan produktivitas dana. Prinsip amanah, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pengelolaan.
Selain agenda literasi keuangan haji, Dini Rahmania juga menyinggung arah konsolidasi internal Partai NasDem di Kabupaten Probolinggo. Ia menyebutkan bahwa penguatan struktur organisasi menjadi prioritas utama saat ini.
“Kami fokus membangun soliditas kader dan memperkuat struktur partai. Dengan fondasi yang kuat, kami siap menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029,” tuturnya.
Meski demikian, Dini menegaskan bahwa saat ini perhatian utamanya tetap pada pelaksanaan tugas sebagai anggota DPR RI. Ia berkomitmen menjalankan fungsi legislasi serta memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Terkait rencana jangka panjang, saat ini belum menjadi prioritas. Fokus saya adalah menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Caption Foto:
Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania saat memberikan edukasi literasi keuangan haji kepada ratusan guru ngaji di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.











