SITUBONDO – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, jajaran Polres Situbondo menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan keagamaan generasi muda. Melalui program Pasabber (Pasukan Sabhara Berbagi), Satuan Samapta menggelar kegiatan bakti sosial religi di Kecamatan Kendit, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan tersebut menyasar Yayasan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Ihsan yang berlokasi di Kampung Karang Anyar Timur, Desa Kendit. Kehadiran rombongan kepolisian disambut hangat oleh para pengasuh yayasan, KH. Yusuf Qomarul Huda dan Ning Kholilah Yasin, dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Kasat Samapta Polres Situbondo, Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, mewakili Kapolres menyerahkan bantuan berupa ratusan mushaf Al-Qur’an kepada para santri dan anak didik di yayasan tersebut.
Sebanyak 105 Al-Qur’an dibagikan secara merata kepada para penerima manfaat. Rinciannya meliputi 35 santri yang tinggal di asrama, 20 santri nonmukim, serta 50 anak dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).
“Seluruhnya ada 105 anak yang menerima bantuan hari ini. Kami pastikan penyalurannya tepat sasaran agar bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujar Iptu H. Rachman di sela kegiatan.
Ia menegaskan, program Pasabber merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pembinaan keagamaan generasi muda. Momentum Hari Bhayangkara juga menjadi penguat semangat berbagi dan mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memotivasi anak-anak untuk semakin giat belajar dan mendalami Al-Qur’an,” tambahnya.
Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. KH. Yusuf Qomarul Huda mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para santri.
“Kami berterima kasih atas kepedulian dari jajaran kepolisian. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak kami,” tuturnya.
Ia juga mendoakan agar Polri semakin profesional dan terus hadir di tengah masyarakat dengan membawa kebermanfaatan.
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di Kabupaten Situbondo.











