SIDOARJO – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo melalui pelaksanaan razia gabungan bersama unsur TNI, Polri, serta jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Senin malam (25/05/2025).
Kegiatan tersebut diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Apel ini menjadi simbol penguatan koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam menjaga situasi lapas agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
Usai apel, petugas gabungan bergerak melakukan pemeriksaan menyeluruh di sejumlah kamar hunian warga binaan. Razia dilakukan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas, sesuai standar operasional yang berlaku.
Tidak hanya memeriksa kamar hunian, petugas juga menelusuri barang-barang milik warga binaan serta sejumlah titik yang dinilai rawan memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas, sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan, menegaskan bahwa razia gabungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkotika.
“Sinergi bersama TNI, Polri, dan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui razia rutin seperti ini, diharapkan kewaspadaan seluruh petugas maupun warga binaan terus meningkat sehingga stabilitas keamanan di Lapas Sidoarjo dapat terjaga secara berkelanjutan.











