MAMUJU — Kawasan Taman Batu di kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang pernah menjadi salah satu lokasi rekreasi favorit warga Mamuju, kini terlihat jauh dari kesan nyaman dan terawat.
Dahulu, tempat ini dikenal sebagai ruang terbuka hijau yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat sore hari. Pemandangan Teluk Mamuju, area hijau yang luas, serta keberadaan ribuan burung merpati menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun sekadar bersantai.
Namun kondisi tersebut kini berubah drastis. Sejumlah titik di area taman tampak dipenuhi rumput liar yang tumbuh tinggi. Beberapa fasilitas juga mulai mengalami kerusakan dan terlihat minim perawatan.
Situasi itu memicu kekecewaan warga yang menilai Taman Batu seharusnya tetap dijaga karena memiliki nilai estetika sekaligus potensi wisata bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Dulu banyak warga datang bersantai bersama keluarga, apalagi sore hari. Sekarang kelihatan seperti hutan karena dipenuhi rumput liar,” ujar seorang warga saat ditemui di sekitar lokasi.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pembenahan dan perawatan kawasan tersebut agar kembali menjadi ruang publik yang nyaman dan layak dikunjungi.
Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, Taman Batu dinilai memiliki peluang besar untuk kembali dikembangkan sebagai destinasi wisata keluarga di Kota Mamuju apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penataan maupun revitalisasi kawasan Taman Batu. Pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi.











