Portal Jatim

Prestasi Porprov Melonjak, Fraksi PDI-P Probolinggo Ingatkan Musorkab KONI Tetap Netral dari Kepentingan Politik

Redaksi
×

Prestasi Porprov Melonjak, Fraksi PDI-P Probolinggo Ingatkan Musorkab KONI Tetap Netral dari Kepentingan Politik

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO – Lonjakan prestasi yang ditorehkan KONI Kabupaten Probolinggo pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Probolinggo. Keberhasilan memperbaiki posisi dari peringkat 25 menjadi peringkat 19 dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet yang selama ini dijalankan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Anam, memberikan penghargaan kepada seluruh elemen yang terlibat, mulai dari pengurus KONI, pelatih, atlet hingga pihak-pihak yang mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah.

Menurutnya, kepemimpinan H. Zainul telah membawa perubahan positif dalam tata kelola dan pembinaan olahraga sehingga mampu mengangkat posisi Kabupaten Probolinggo dalam klasemen akhir Porprov.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan patut disyukuri oleh seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan telah berada di jalur yang benar,” ujar H. Anam, Selasa (30/6/2026).

Menjelang digelarnya Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Probolinggo, H. Anam berharap proses pemilihan kepengurusan baru berjalan demokratis, terbuka, dan mampu menghasilkan pemimpin yang dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih.

Ia menilai, ketua KONI yang terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet sekaligus membawa olahraga Kabupaten Probolinggo meraih prestasi yang lebih tinggi pada berbagai kejuaraan.

“Prestasi yang sudah diraih jangan sampai mengalami penurunan. Justru harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi,” katanya.

Selain memberikan apresiasi, H. Anam juga mengingatkan agar KONI tetap berdiri sebagai organisasi yang independen dan tidak dijadikan alat kepentingan politik praktis. Menurutnya, olahraga harus dikelola secara profesional dengan fokus utama pada pembinaan atlet dan pencapaian prestasi.

Baca Juga:
Perkuat Ideologi dan Militansi Kader, DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan Gembleng PAC Selama Dua Hari di Kota Batu

“Harapan kami ke depan, tidak boleh ada politisasi di dalam dunia olahraga. Olahraga harus murni fokus pada pembinaan atlet dan prestasi,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, H. Anam mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga marwah KONI Kabupaten Probolinggo sebagai organisasi yang netral, profesional, serta menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.

Ia menegaskan, independensi organisasi menjadi modal penting agar pembinaan atlet berlangsung objektif, berkelanjutan, dan bebas dari intervensi kepentingan di luar dunia olahraga. Dengan demikian, prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.