OKI — RSUD Kayuagung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Kayuagung, dr. Muhammad Tito Aristian, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) itu berupaya menghadirkan layanan yang profesional, cepat, humanis, serta memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh pasien.
Komitmen tersebut ditegaskan dr. Tito saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit pelayanan pada Rabu (1/7/2026). Dalam sidak itu, ia meninjau langsung proses pelayanan, berdialog dengan tenaga kesehatan, sekaligus mengevaluasi berbagai aspek pelayanan agar tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurut dr. Tito, setiap masyarakat yang datang berobat ke RSUD Kayuagung memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, baik pasien umum, peserta BPJS Kesehatan, maupun pasien yang berasal dari luar Kabupaten OKI.
“RSUD Kayuagung adalah rumah sakit pelayanan publik. Karena itu, seluruh pasien harus mendapatkan pelayanan yang sama, tanpa membedakan latar belakang maupun status pembiayaan kesehatannya,” tegas dr. Tito.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada tindakan medis. Sikap ramah, komunikasi yang baik, kecepatan pelayanan, serta kenyamanan pasien dan keluarga juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas.
Untuk mendukung hal tersebut, manajemen RSUD Kayuagung terus melakukan pembinaan terhadap seluruh sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit. Pembinaan tidak hanya menyasar dokter dan perawat, tetapi juga petugas administrasi, tenaga keamanan, hingga jajaran manajemen.
Selain peningkatan kualitas SDM, rumah sakit juga melakukan berbagai pembenahan internal melalui evaluasi rutin kinerja pegawai, penyederhanaan alur pelayanan, serta peningkatan fasilitas pendukung bagi pasien dan keluarga.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat akses pelayanan kesehatan sekaligus meminimalkan keluhan masyarakat terkait proses pelayanan yang lambat maupun berbelit.
Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, RSUD Kayuagung juga membuka layanan pengaduan masyarakat. Melalui kanal tersebut, warga dapat menyampaikan kritik, saran, maupun laporan mengenai pelayanan yang diterima.
“Setiap masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan. Jika ada pelayanan yang kurang baik, kami siap menindaklanjutinya secara objektif dan profesional,” ujar dr. Tito.
Upaya pembenahan yang dilakukan manajemen mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pasien mengaku merasakan perubahan, terutama dari sisi kebersihan lingkungan rumah sakit, kecepatan respons petugas, serta pelayanan yang dinilai semakin ramah.
Dengan berbagai program peningkatan mutu yang terus dijalankan, RSUD Kayuagung menargetkan diri menjadi rumah sakit rujukan yang modern, profesional, dan terpercaya, sekaligus mampu memberikan layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.











