Berita

Menanti Hasil Ekshumasi Sutrimo, Polda Metro Siapkan Konferensi Pers

Redaksi
×

Menanti Hasil Ekshumasi Sutrimo, Polda Metro Siapkan Konferensi Pers

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Penyidikan kasus kematian Sutrimo, pria yang disebut pernah bekerja sebagai kepala rumah tangga di kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, memasuki tahapan penting.

Polda Metro Jaya dijadwalkan mengumumkan hasil ekshumasi jenazah Sutrimo dalam konferensi pers pada Rabu (30/9/2026). Pihak keluarga almarhum juga telah diundang untuk menghadiri penyampaian hasil pemeriksaan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan hasil ekshumasi akan disampaikan setelah koordinasi antara tim dokter forensik medikolegal dengan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Sudah disampaikan, besok rencana akan dilaksanakan konferensi pers. Pihak keluarga sudah diundang,” ujar Budi Hermanto, Selasa (29/9/2026).

Ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo sebelumnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama tim dokter forensik di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 2026.

Dalam proses tersebut, tim forensik melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan mengambil sejumlah sampel untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan laboratorium.

Salah satu bagian yang diperiksa adalah area mulut dan hidung. Sebelumnya, terdapat keterangan mengenai adanya busa pada bagian tersebut ketika Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Budi menjelaskan, hasil ekshumasi sebenarnya telah selesai diteliti oleh tim terkait. Namun, penyampaian kepada publik menunggu penyesuaian antara hasil pemeriksaan dokter forensik dan proses penyidikan.

“Dalam mengumumkan hasil ini kami harus menyamakan waktunya antara dokter forensik serta medikolegal dengan penyidik Ditreskrimum,” jelas Budi.

Ia juga menyebut aktivitas Polda Metro Jaya yang cukup padat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu konferensi pers.

Sebelumnya, proses ekshumasi dilakukan untuk membantu penyidik mengungkap penyebab kematian Sutrimo secara lebih mendalam. Dalam pemeriksaan awal setelah ekshumasi, tim forensik tidak menemukan tanda luka kekerasan secara kasatmata, namun sejumlah sampel tetap diambil untuk pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga:
Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal, Video Viral Disebut Hanya Konten Iseng

Hasil pemeriksaan tersebut kini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Polda Metro Jaya memastikan hasil pemeriksaan akan disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu (30/9/2026), dengan pihak keluarga Sutrimo turut diundang.