Portal DIY

Penyair Afnan Malay Bakal Pameran Tunggal Lukisan Abstrak “Energi Rupa” di Bantul

Portal Indonesia
×

Penyair Afnan Malay Bakal Pameran Tunggal Lukisan Abstrak “Energi Rupa” di Bantul

Sebarkan artikel ini
Penyair Afnan Malay (Ist)

BANTUL – Penyair Afnan Malay bakal menggelar pameran tunggal seni rupa bertajuk “Energi Rupa” di Kembang Jati Art House, Kasihan, Bantul, mulai 18-27 Juli 2026. Lebih dari 25 karya lukisan abstrak akan dipamerkan sebagai bentuk ekspresi artistik Afnan setelah menjadi penyintas stroke.

Menurut Koordinator Sastra Bulan Purnama, Ons Untoro, pembukaan pameran dijadwalkan pada Sabtu (18/7/2026) pukul 15.30 WIB. Acara akan dibuka oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faizol Roza.

Meski menjadi penyintas stroke, Afnan tetap produktif berkarya. Selama ini ia dikenal sebagai penyair dengan sejumlah buku puisi yang telah diterbitkan dan dibacakan di pelbagai kota di Indonesia. Kini, ia memperluas ruang ekspresinya melalui seni lukis.

Afnan pernah menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Seni Rupa Indonesia (SMSRI) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Bopkri 3 Yogyakarta serta meraih gelar sarjana dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.

Ons Untoro menyebutkan Afnan merupakan penyair yang aktif mengikuti kegiatan Sastra Bulan Purnama.

Menurutnya pameran ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan sastra dan seni rupa. “Sastra Bulan Purnama membuka ruang interaksi dengan seni rupa,” kata Ons.

Sejumlah perupa pernah tampil membaca puisi di panggung Sastra Bulan Purnama, termasuk dalam kolaborasi tahunan bersama Gallery Sangkring.

Pameran tunggal tersebut diselenggarakan oleh Sastra Bulan Purnama dengan dukungan PLN dan Abidin Fikri Pandjialam Foundation.

Dalam katalog pameran, Anggota DPR RI Abidin Fikri menilai Afnan memilih seni lukis abstrak sebagai medium untuk mengekspresikan pengalaman dan gagasannya.

Menurut Abidin sapuan garis dan warna dalam karya-karya seperti Parangtritis, Erupsi Merapi, Telaga Kecil, dan Tertidur memperlihatkan ekspresi serta imajinasi yang kuat.

Baca Juga:
Aksi Intoleransi di Bantul Bertentangan dengan Keistimewaan DIY

Sementara itu, kurator pameran Rain Rosidi yang juga pengajar ISI Yogyakarta menjelaskan tema “Energi Rupa” tidak hanya menggambarkan kekuatan visual karya. Akan tetapi juga semangat berkarya yang tetap hidup di tengah perubahan kondisi fisik.

“Energi dipahami sebagai tenaga fisik, dorongan batin untuk terus berkarya, sekaligus energi visual yang lahir dari hubungan antara gestur, warna, dan material,” kata Rain.

Pembukaan pameran juga akan dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh Nunung Rieta, Sonia Prabowo, dan Jasmine Azahra. Sementara lagu puisi akan dibawakan Luwi Darto (bams)