BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) menggelar turnamen Bupati Cup Padel 2026 di Kampoeng Bugaran Desa Tempuran, Kecamatan Blora pada Rabu 12 Agustus 2026 hingga Kamis 13 Agustus 2026.
Turnamen yang diikuti puluhan tim itu pertama kali dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI).
“Alhamdulillah semua tim sudah mengirimkan nama-nama peserta, bagan final ada 43 Tim, total pertandingan 43 Match,” kata Rezal Perdana Putra selaku pimpinan pertandingan, Selasa (11/8/2026).
Ia membeberkan, Hari Pertama 27 Match. Round of 43 / Babak Penyisihan = 11 pertandingan. Round of 32 = 16 pertandingan.
Hari Kedua 16 Match. ?Round of 16 = 8 pertandingan. Round of 8 (Perempat Final) = 4 pertandingan. Semi-final = 2 pertandingan. Perebutan Juara 3 = 1 pertandingan. Final = 1 pertandingan.
“Untuk juaranya diambil tiga, masing-masing mendapatkan tropi dan uang pembinaan. Juara 1= Rp2 juta, Juara 2 = Rp1,5 juta, Juara 3 = Rp1 juta, setelah penyerahan hadiah oleh Pak Bupati, dilanjutkan pertandingan eksibisi oleh Forkopimda yang dipimpin langsung oleh Pak Bupati,” jelas Rezal.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, S.Sos., M.M., berharap gelaran Turnamen Bupati Blora Cup Padel 2026 dapat menjadi momentum emas untuk mempererat sinergi, kekompakan, serta membangun kebersamaan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan se-Kabupaten Blora serta BUMN dan BUMD.
Melalui publikasi resmi Dinkominfo Blora, Pratikto Nugroho mengajak seluruh kepala instansi dan camat untuk mempersiapkan partner andalan terbaiknya. Ia berpesan agar seluruh tim menyongsong kompetisi ini dengan penuh suka cita serta pulang membawa kebanggaan bagi instansinya masing-masing.
“Semoga acara Bupati Cup Tenis Padel 2026 Kabupaten Blora dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ungkapnya.
Untuk diketahui Lapangan Padel di Kampoeng Bugaran, berukuran 10 x 20 meter dibangun untuk memperkenalkan olahraga padel yang kini semakin diminati masyarakat.
Lapangan berkonsep semi-indoor yang menyatu dengan suasana alam itu menjadi yang pertama di Kabupaten Blora.
Padel adalah olahraga raket dinamis hasil perpaduan antara tenis dan squash yang kini tengah menjadi fenomena global dan tren gaya hidup aktif di berbagai kota besar Indonesia.
Lahir di Meksiko pada tahun 1969, olahraga ini menawarkan sensasi bermain yang cepat, kompetitif, namun tetap santai dan sangat sosial.
Alasan utama padel berkembang sangat pesat adalah kurva pembelajarannya yang ramah bagi pemula. Tidak memerlukan teknik pukulan yang sangat kompleks untuk bisa menikmati permainan pertama.
Hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit latihan dasar, siapa pun sudah bisa melakukan rally dan merasakan keseruannya.
Padel berhasil mengubah keringat menjadi kebahagiaan. Ia menawarkan alternatif olahraga yang efektif membakar kalori, melatih ketangkasan kardio, namun tetap dikemas dalam format fun game yang bikin ketagihan.
Lapangan Padel di Kampoeng Bugaran Desa Tempuran adalah satu-satunya dan pertama kali di Blora untuk memanjakan pecinta olahraga itu. (Uln)











