JAKARTA — Transformasi layanan pertanahan berbasis digital semakin dimanfaatkan masyarakat. Salah satunya melalui aplikasi Sentuh Tanahku, yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai informasi dan layanan pertanahan tanpa harus selalu datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah).
Manfaat aplikasi tersebut dirasakan oleh Rido Oktavianto (26), warga Jakarta Pusat. Ia mengaku kerap menggunakan Sentuh Tanahku ketika memiliki keperluan terkait layanan pertanahan.
“Saya sering pakai juga Sentuh Tanahku kalau lagi urus tanah,” ujar Rido Oktavianto saat ditemui di Kantah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jumat (28/08/2026).
Menurut Rido, salah satu fitur yang paling sering digunakannya adalah Antrian Daring. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat memperoleh nomor antrean sebelum mendatangi Kantah.
Keberadaan layanan tersebut dinilai membantu pengguna dalam mempersiapkan kunjungan sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan terencana.
Selain mengambil nomor antrean secara daring, Rido juga memanfaatkan fitur Cari Berkas untuk memantau perkembangan permohonan pertanahan yang telah diajukan.
Dengan fitur tersebut, ia dapat mengetahui perkembangan berkas tanpa harus datang langsung ke Kantah hanya untuk menanyakan status permohonannya.
Sementara untuk mengetahui lokasi bidang tanah, Rido menggunakan fitur Cari Bidang yang tersedia dalam aplikasi Sentuh Tanahku.
“Kita kan kalau mau pengecekan harus tahu dulu bidang tanahnya di mana, jadi sering pakai fitur Cari Bidang,” tuturnya.
Bagi Rido, berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi Sentuh Tanahku membuat sejumlah kebutuhan terkait urusan pertanahan menjadi lebih praktis karena dapat diakses melalui perangkat digital.
Meski demikian, ia berharap sejumlah kendala teknis yang masih sesekali muncul dapat terus diperbaiki agar layanan semakin optimal dan mudah digunakan masyarakat.
“Sentuh Tanahku sudah bagus. Kadang ambil antrean error, cuma di situ sih, selebihnya bagus, kita bisa manfaatkan,” pungkas Rido Oktavianto.











