Portal DIY

UPN Veteran Yogyakarta Perkuat Ekonomi Perempuan Sendangarum

Portal Indonesia
×

UPN Veteran Yogyakarta Perkuat Ekonomi Perempuan Sendangarum

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta mendampingi pembentukan dan penguatan Kelompok Ekonomi Produktif (KEP) Desa PRIMA “Arum Manis” di Kalurahan Sendangarum, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.

“Pendampingan ini merupakan bagian dari program PkM dengan skema Mitra Kerja Sama Pemerintah (PbM-P) yang didanai melalui Hibah Internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Yogyakarta Tahun Anggaran 2026,”  kata Ketua Tim PkM UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Adi Soeprapto, Selasa (1/9/2026). Program tersebut mengusung tema “Pendampingan Perintisan Desa PRIMA sebagai Sinergi Pemberdayaan Perempuan melalui Optimalisasi Potensi Sumberdaya Lokal menuju Ketahanan Ekonomi Keluarga.”

Adi menjelaskan  program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial-ekonomi perempuan di perdesaan.

“Melalui payung program Desa PRIMA (Perempuan Indonesia Maju dan Mandiri), perempuan desa didorong untuk tidak sekadar menjadi penerima manfaat, melainkan bertransformasi menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi lokal,” katanya.

Program pendampingan dilakukan secara bertahap. Menurut Adi, kegiatan diawali dengan workshop inisiasi dan sosialisasi kebijakan Desa PRIMA pada 18 Juni 2026.

Kegiatan di Aula Kantor Kalurahan Sendangarum itu diikuti Lurah Sendangarum, Pamong Kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BP-Kal), kader perempuan dan pelaku UMKM.

Workshop menghadirkan narasumber dari Dinas P3AP2 DIY dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman. Materi yang diberikan meliputi landasan hukum, teknis serta tata cara pembentukan Desa PRIMA.

Tahap berikutnya berupa fasilitasi pembentukan dan legalisasi pengurus pada 29 Juni 2026.

Tim PkM bersama Dinas P3AP2 DIY memfasilitasi musyawarah pembentukan struktur organisasi. Hasilnya kemudian ditetapkan melalui SK Lurah Sendangarum Nomor 20 Tahun 2026.

SK tersebut mengatur pembentukan Pengurus Kelompok Ekonomi Produktif (KEP) Desa PRIMA “Arum Manis” Kalurahan Sendangarum masa bakti 2026-2031.

Baca Juga:
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta: Pentingnya Deteksi Dini dan Validasi Emosi Anak

Kelompok tersebut diketuai Handayani. Struktur organisasinya mencakup divisi produksi, pemasaran, informasi dan dokumentasi, serta hubungan masyarakat.

Penguatan kelembagaan dilanjutkan melalui pelatihan manajemen dan tata kelola pada 21 Agustus 2026. Pelatihan menghadirkan Widanarti dari Yayasan Daya Annisa. Materi difokuskan pada tata kelola dan manajemen kelembagaan bagi pengurus KEP Desa PRIMA “Arum Manis”.

Adi berharap kelompok tersebut dapat menjadi motor penggerak ekonomi perempuan di Sendangarum.

“Kehadiran KEP Desa PRIMA ‘Arum Manis’ diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi perempuan di Sendangarum. Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal, kelompok ini dapat memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi perempuan berbasis potensi lokal juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam pengarusutamaan gender dan penanggulangan kemiskinan.

Lurah Sendangarum Wiwik Retno Yulianti mengapresiasi pendampingan yang dilakukan LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta. Pendampingan dinilai dilakukan secara komprehensif. Mulai dari tahap inisiasi, fasilitasi legalitas hingga peningkatan kapasitas pengurus.

Tim PkM yang diketuai Dr. Adi Soeprapto tersebut beranggotakan Dr. Dra. RR Susilastuti Dwi Nugrahajati, Dr. Didik Indarwanta dan Dr. Wahyu Hidayat. Program juga melibatkan mahasiswa Hilman Maulana Ardianto, Syarifatul Muaiminah dan Nathania Chiquita (bams)