Portal Jateng

Muscam XI Golkar Banyumas Tuntaskan Konsolidasi di Dapil 1, Enam PK Disiapkan Perkuat Basis Politik

Portal Indonesia
×

Muscam XI Golkar Banyumas Tuntaskan Konsolidasi di Dapil 1, Enam PK Disiapkan Perkuat Basis Politik

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD Partai Golkar Banyumas, Arief Dwie Kusumawardhana, Anggota DPR RI Teti Rohatiningsih dan sejumlah Ketua PK usai Muscam XI Golkar Banyumas di Aula Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Minggu (18/10/2026) siang (Portal Indonesia/Tris'n)

PURWOKERTO — Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI Partai Golkar Kabupaten Banyumas untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 berhasil menuntaskan agenda konsolidasi organisasi di lima kecamatan.

Kegiatan tersebut sekaligus mencakup Muscam di Kecamatan Kedungbanteng, dengan menetapkan enam Pimpinan Kecamatan (PK) untuk masa bakti 2025–2030.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/10/2026) di Aula Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, ini menjadi bagian dari upaya DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas memperkuat struktur organisasi sekaligus menyiapkan mesin politik hingga tingkat desa dan kelurahan.

Enam kecamatan yang menyelesaikan Muscam tersebut meliputi Purwokerto Utara, Purwokerto Selatan, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Patikraja, dan Kedungbanteng. Konsolidasi ini diarahkan untuk membangun kepengurusan yang solid, disiplin, aktif di tengah masyarakat, dan mampu meningkatkan kembali perolehan suara Golkar pada pemilu mendatang.

Ketua DPD Golkar: Pengurus Harus Mampu Bekerja dan Berkarya

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Arief Dwi Kusumawardhana, S.E., M.A.P., menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan kecamatan terpilih. Ia juga mengapresiasi para pengurus demisioner atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjalankan tugas organisasi.

Menurutnya, pergantian kepengurusan harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kader, meningkatkan disiplin, dan membangun organisasi yang semakin solid.

Ia menekankan pentingnya memilih pengurus yang tidak hanya tercantum dalam struktur, tetapi benar-benar mampu bekerja, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengurus harus memiliki semangat untuk bekerja dan berkarya. Dengan organisasi yang solid dan kader yang aktif, Golkar di Banyumas diharapkan semakin bermanfaat bagi rakyat serta mampu mengembalikan kejayaan suara partai,” menjadi pesan utama dalam arahannya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai fondasi untuk membangun kedekatan partai dengan masyarakat.

Baca Juga:
Idul Adha 2026, DPD Golkar Kota Pasuruan Sembelih 4 Ekor Sapi Untuk Internal Kader dan Masyarakat

Percepatan Struktur Organisasi Jadi Prioritas

Setelah Muscam selesai, tahapan berikutnya adalah menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kelurahan (Muskel) agar struktur organisasi di tingkat akar rumput segera terbentuk.

Percepatan tersebut dinilai penting untuk memastikan jalur koordinasi partai berjalan efektif, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan dan komunikasi politik kepada masyarakat.

Penguatan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan juga menjadi pekerjaan strategis bagi Golkar Banyumas dalam membangun basis kader yang terorganisasi dan berkelanjutan.

Yayah Setiono: Perkuat Kader, Tambah Kursi Parlemen

Sementara itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Drs. Yayah Setiono, M.M., mengucapkan selamat kepada para pimpinan kecamatan yang baru.

Ia mendorong para pengurus segera menyusun kepengurusan yang solid dan menyiapkan kader-kader yang memiliki komitmen untuk membesarkan partai.

Menurutnya, penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan strategi pemenangan pemilu. Targetnya bukan sekadar terbentuknya struktur kepengurusan, melainkan juga meningkatnya kepercayaan masyarakat dan bertambahnya keterwakilan Golkar di lembaga legislatif.

Yayah juga mengingatkan seluruh kader agar mengedepankan etika dalam berpolitik.

“Berpolitiklah secara santun dan jangan saling menjatuhkan. Satukan tekad untuk memenangkan Golkar agar cita-cita partai dapat terwujud,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Banyumas Arief Dwi Kusumawardhana (kiri) secara simbolis menyerahkan bendera pataka kepada Ketua PK Patikraja, Amsori (Portal Indonesia/Tris’n)

Mas Pongky: Dapil 1 Memiliki Potensi Strategis

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, H. Arief Puguh Pratomo, S.E., yang akrab disapa Mas Pongky, turut hadir dan memberikan pembekalan kepada para kader.

Ia menilai wilayah Dapil 1 Banyumas atau kawasan perkotaan memiliki posisi strategis dalam upaya meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi Golkar di parlemen.

Karena itu, kepengurusan baru di tingkat kecamatan diharapkan mampu menghadirkan energi baru, memperkuat kerja organisasi, dan membangun pendekatan politik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:
Reses di Pasuruan, Misbakhun Ajak Kader Golkar Jaga Soliditas dan Kawal Program Pemerintah

Menurutnya, potensi wilayah perkotaan perlu diimbangi dengan kerja nyata, komunikasi yang efektif, serta konsolidasi kader yang terarah. Dengan demikian, pembentukan pengurus baru tidak berhenti sebagai agenda administratif, tetapi menjadi langkah awal memperkuat daya saing politik Golkar di Banyumas.

Teti Rohatiningsih Tekankan Kedekatan dengan Masyarakat

Anggota DPR RI dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Banyumas–Cilacap, Hj. Teti Rohatiningsih, S.Sos., turut hadir dan memberikan arahan kepada para kader.

Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas internal sekaligus meningkatkan intensitas kehadiran kader di tengah masyarakat.

Menurutnya, penerimaan publik terhadap partai dibangun melalui tindakan nyata, bukan semata-mata melalui kegiatan politik menjelang pemilu. Kader didorong aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti gotong royong, kerja bakti, dan berbagai aktivitas yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar sekaligus membuka peluang peningkatan perolehan kursi legislatif di berbagai tingkatan.

Konsolidasi Organisasi sebagai Modal Pemenangan

Penyelesaian Muscam XI di lima kecamatan Dapil 1 dan Kecamatan Kedungbanteng menjadi salah satu tahapan penting dalam konsolidasi Partai Golkar Kabupaten Banyumas.

Enam PK yang telah ditetapkan diharapkan segera bergerak menyelesaikan struktur organisasi di bawahnya, memperkuat koordinasi kader, serta membangun program kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Secara politik, tantangan Golkar Banyumas tidak hanya terletak pada pembentukan kepengurusan, tetapi juga pada kemampuan mengubah struktur organisasi menjadi kekuatan elektoral yang nyata.

Kedisiplinan kader, regenerasi kepemimpinan, kedekatan dengan masyarakat, dan konsistensi kerja sosial akan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan agenda tersebut.

Dengan konsolidasi yang berkelanjutan, Golkar Banyumas diharapkan mampu memperkuat basis dukungan, meningkatkan kepercayaan publik, dan memperbesar peluang penambahan kursi di parlemen pada pemilu mendatang.

Baca Juga:
Pembubaran Perumdam Pasar Satria Terkendala Hasil Audit, DPRD Banyumas Konsultasi ke Pemprov

Enam PK yang ditetapkan dalam Muscam XI:

1. Kecamatan Purwokerto Utara — Nur Adi Dewanto.
2. Kecamatan Purwokerto Selatan — Edy Soejitno, S.H.
3. Kecamatan Purwokerto Barat — Hendy Aliansyah.
4. Kecamatan Purwokerto Timur — Wahyu Baharudin.
5. Kecamatan Patikraja — Amsori.
6. Kecamatan Kedungbanteng — Edi Supeno.

Golkar Banyumas kini dihadapkan pada agenda lanjutan: memastikan konsolidasi kepengurusan berujung pada kerja nyata, organisasi yang kuat, dan meningkatnya kepercayaan masyarakat. (trs)