Berita

Akhir Penantian Warga Jember, Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara Resmi Hubungkan Sanenrejo-Mulyorejo

Redaksi
×

Akhir Penantian Warga Jember, Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara Resmi Hubungkan Sanenrejo-Mulyorejo

Sebarkan artikel ini

JEMBER — Penantian panjang warga Desa Sanenrejo dan Desa Mulyorejo untuk memiliki akses penghubung yang aman akhirnya terwujud. Setelah puluhan tahun bergantung pada jembatan bambu darurat, kini masyarakat dapat menikmati Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara yang resmi dioperasikan.

Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, pada Selasa (5/5/2026), didampingi Wakapolres Kompol Ferry Darmawan bersama jajaran serta warga setempat.

Hadirnya jembatan permanen ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama bertahun-tahun harus melintasi jembatan bambu rapuh dengan risiko tinggi, terutama saat musim hujan.

Sejak 1980, warga dari kedua desa hanya mengandalkan jembatan darurat berbahan bambu. Kondisinya kerap rusak bahkan hanyut diterjang derasnya aliran sungai ketika hujan turun.

Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Anak-anak melintasinya untuk berangkat ke sekolah, sementara para petani memanfaatkannya untuk membawa hasil panen.

Kini, jembatan baru dengan lebar 2,5 meter berdiri kokoh menggantikan fasilitas lama. Kehadirannya memberikan rasa aman sekaligus membuka harapan baru bagi peningkatan mobilitas warga.

Dalam sambutannya, AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri bersama pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pelosok.

“Dalam proses pengerjaannya, kami bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan pembangunan ini benar-benar menyentuh masyarakat di pelosok. Fokus kami kali ini adalah memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Warga kami minta untuk dapat menjaga sekaligus memelihara jembatan ini agar bisa digunakan dalam waktu yang lama,” pesannya.

AKBP Bobby optimistis keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara akan memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga:
Oknum ASN Sulbar Tersandung Kasus Penipuan Rp550 Juta, Berkas P21 dan Siap Disidangkan

“Saya yakin perekonomian warga kedua desa akan terus tumbuh, dan yang paling penting aktivitas pendidikan tidak sampai terhambat,” pungkasnya.

Peresmian jembatan ini pun disambut antusias warga yang selama puluhan tahun menanti hadirnya akses penghubung yang lebih aman dan layak.