SLEMAN — Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (28/3/2026). Peristiwa ini menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.
Wilayah terdampak berada di Kalurahan Madurejo dan Gayamharjo. Beberapa padukuhan yang mengalami dampak antara lain Majasem, Ngrahu, Cepit, Candi Singo, serta Banyunibo.
Sebagian besar kerusakan disebabkan oleh pohon tumbang yang menimpa rumah warga serta atap genteng yang beterbangan akibat terpaan angin kencang. Di Padukuhan Ngrahu, sebuah rumah joglo dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah.
Selain itu, di Padukuhan Marangan RT 01/RW 17, Kalurahan Bokoharjo, sejumlah pohon besar tumbang dan menutup akses jalan, termasuk jalur menuju kawasan wisata Candi Banyunibo.
Peristiwa ini juga mengganggu kegiatan masyarakat. Sebuah pertunjukan kesenian tradisional jathilan terpaksa dihentikan setelah panggung yang digunakan roboh diterpa angin.
Usai hujan reda, warga bersama relawan, TNI, dan Polri langsung melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang, dengan memprioritaskan kondisi yang mendesak.
Kepala BPBD Kabupaten Sleman, Haris Martapa, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan.
Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan deras di wilayah Sleman masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan bencana serupa. (Brd)











