YOGYAKARTA – KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan dua kereta api tambahan dari Solo dan Yogyakarta menuju Jakarta pada Selasa (8/9/2026). Penambahan perjalanan tersebut dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat di tengah penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyebutkan dua
KA tambahan yang dioperasikan yakni KA Tambahan Solo-Gambir relasi Solo Balapan-Gambir dengan keberangkatan pukul 17.20 WIB dari Stasiun Solo Balapan serta KA Tambahan Yogyakarta-Gambir relasi Yogyakarta-Gambir dengan keberangkatan pukul 22.00 WIB dari Stasiun Yogyakarta.
Menurutnya kereta tambahan Solo-Gambir berkapasitas 350 tempat duduk kelas eksekutif. Sementara KA Tambahan Yogyakarta-Gambir menyediakan 200 tempat duduk eksekutif dan 240 tempat duduk ekonomi. “Penambahan perjalanan ini diharapkan menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan maupun aktivitasnya dari Solo dan Yogyakarta menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ujar Feni dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).
Penambahan perjalanan kereta api tersebut juga terjadi setelah KAI Daop 6 mengoperasikan KA tambahan dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu (6/9), terdapat dua KA tambahan, yakni KA Tambahan Yogyakarta-Gambir dan KA Tambahan Malang-Gambir. Kemudian pada Senin (7/9), KAI Daop 6 menjalankan dua KA Tambahan Yogyakarta-Gambir dengan keberangkatan pukul 18.20 WIB dan 22.00 WIB.
Seiring pengoperasian KA tambahan, jumlah penumpang KAI Daop 6 pada Senin (7/9) tercatat 39.719 orang. Jumlah tersebut meningkat 24 persen dibandingkan Senin sebelumnya (31/8) yang mencapai 32.076 penumpang.
Feni mengatakan peningkatan jumlah penumpang pada Senin (7/9) turut dipengaruhi pengoperasian dua KA Tambahan Yogyakarta-Gambir.
Sementara itu, jumlah penumpang KA tambahan Daop 6 pascapenutupan sementara Bandara Soetta tercatat 455 orang pada Minggu (6/9), 384 orang pada Senin (7/9), dan 350 orang pada Selasa (8/9) hingga pukul 11.00 WIB. Jumlah pada Selasa masih dinamis karena penjualan tiket masih berlangsung.
KAI Daop 6 mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan KA tambahan sebagai alternatif transportasi menuju Jakarta dan sekitarnya. Pelanggan juga diminta memperhatikan keselamatan serta mematuhi arahan petugas selama berada di stasiun maupun di atas kereta.
KAI Daop 6 mengimbau masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik untuk menggunakan masker dan kacamata, mengurangi aktivitas di area terbuka, serta menghindari menyentuh mata.
“KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus memantau perkembangan situasi terkini, melakukan koordinasi dengan pihak terkait, dan memberikan informasi lanjutan kepada para pelanggan,” pungkas Feni (bams)











